Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara - - Foto: dok Kemenkeu
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara - - Foto: dok Kemenkeu

Risiko Ketidakpastian Tahun Depan Masih Tinggi

Ekonomi suku bunga Kementerian Keuangan krisis energi Ekonomi Global pandemi covid-19 dampak ekonomi covid-19 Perang Rusia-Ukraina Inflasi Global
Antara • 28 April 2022 16:14
Jakarta: Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menilai risiko ketidakpastian pada 2023 masih tinggi dengan meningkatnya tensi geopolitik, tekanan inflasi, dan pengetatan moneter, meski pandemi covid-19 lebih terkendali.
 
"Seluruh risiko global ini memiliki dampak kepada penerimaan negara namun pada saat yang bersamaan APBN akan tetap melakukan perlindungan masyarakat dan transfer ke daerah," jelas Suahasil dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2022, Kamis, 28 April 2022.
 
Meski demikian, kebijakan APBN pada tahun depan akan tetap mengarah kepada konsolidasi menuju defisit di bawah tiga persen dari produk domestik bruto (PDB). Pagu alokasi belanja kementerian/lembaga harus bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan demikian belanja pemerintah harus dipertajam menjadi fleksibel, produktif efisien, efektif, dan antisipatif merespons dinamika perekonomian. "APBN berfungsi sebagai shock absorber," ujarnya.

 
Suahasil menjelaskan belanja pemerintah pada 2023 diarahkan untuk penajaman belanja sejalan dengan phasing out penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi, fleksibilitas belanja dalam mengantisipasi ketidakpastian, serta peningkatan pelayanan.
 
Sementara, anggaran tahun depan diprioritaskan untuk meningkatkan produktivitas perekonomian melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyelesaian pembangunan infrastruktur, dan reformasi birokrasi.
 
"Di dalam kami mendesain rencana kerja pemerintah, inilah kondisi fiskal dan arahan dari kebijakan fiskal ke depan," tuturnya.
 
Ia pun berharap seluruh rencana kerja tersebut bisa diwujudkan untuk mendorong pemulihan ekonomi dan melindungi masyarakat Indonesia.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif