Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

Simpanan di Bank Tembus Rp700 Triliun, Masyarakat Diajak Mulai Berbelanja

Eko Nordiansyah • 04 April 2022 16:05
Jakarta: Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu memperkirakan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang ada di perbankan bisa mencapai Rp700 triliun. Kenaikan DPK ini salah satunya dipicu kenaikan harga komoditas.
 
"Saat ini kami prediksi ada sekitar Rp600 triliun sampai Rp700 triliun DPK yang bisa dibilang menumpuk di perbankan," kata dia, dalam Indonesia Macroeconomic Updates 2022, Senin, 4 April 2022.
 
Ia berharap dana sebesar itu bisa dibelanjakan agar memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Apalagi dengan situasi pandemi covid-19 yang semakin terkendali, Febrio meyakini masyarakat juga semakin yakin untuk membelanjakan uangnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Potentially bisa kami harapkan dengan confidence mulai baik, masyarakat mulai nyaman beli elektronik, pakaian, jalan-jalan dan juga membeli kendaraan bermotor. Ini kami harapkan transmisi akan baik ke perekonomian," ungkapnya.
 
Febrio menambahkan, kenaikan harga komoditas memang memberikan dampak luar biasa terhadap kenaikan DPK ini. Apalagi harga CPO sebagai salah satu komoditas utama ekspor Indonesia sempat menyentuh rekor tertinggi sebesar USD1.926,9 per ton.
 
Ia menjelaskan, kenaikan harga komoditas biasanya berimbas pada meningkatnya konsumsi masyarakat, khususnya daerah yang mengandalkan komoditas. Dengan kelebihan likuiditas tadi, Febrio berharap transmisinya ke perekonomian bisa lebih baik lagi.
 
"Konsumsi masyarakat khususnya petani menikmati kenaikan harga tersebut. Jadi biasanya akan melihat komoditi harga tinggi, penjualan kendaraan bermotor akan tinggi, penjualan tv akan naik, elektronik akan tinggi," pungkas dia.

 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif