Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Cadangan Risiko Fiskal Naik Dua Kali Lipat

Suci Sedya Utami • 25 September 2014 18:44
medcom.id, Jakarta: Tantangan ekonomi yang akan dihadapi tahun depan diperkirakan semakin besar, sehingga pemerintah menaikkan cadangan risiko fiskal tahun depan dalam postur sementara 2015 sebesar Rp400 miliar menjadi Rp5,4 triliun.
 
Jumlah ini telah disepakati oleh Panja Belanja Badan Anggaran DPR RI dalam rapat kerjanya bersama Kementerian Keuangan yang diwakilkan oleh Direktorat Jenderal Anggaran di Gedung DPR, Jakarta Selatan.
 
Dalam usulan sebelumnya di Rancangan APBN 2015, pemerintah menaruh dana cadangan risiko fiskal sebesar Rp5 triliun. Sementara, jika dibandingkan dengan cadangan risiko fiskal dalam APBN Perubahan 2014 sebesar Rp2,66 triliun, menunjukan kenaikan dua kali lipat.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Askolani, mengakui ruang cadangan risiko fiskal tahun depan bisa dioptimalisasikan lebih besar lagi. Namun, tentunya tergantung dari kebijakan dan sikap pemerintah mendatang di pembahasan APBNP 2015.
 
"Kita masih ada APBNP 2015, slot fiskalnya banyak sekali. Itu tergantung presiden baru akan melihat dan melakukan modfikasi anggaran pendapatan dan belanja, misalnya dari pembatasan subsidi BBM dengan menaikan harga," ucap Askolani seperti dikutip Kamis (25/9/2014).
 
Mengenai besaran ruangnya, lanjut Askolani harus melihat berapa besaran kenaikan harga BBM subsidi yang disepakati dan juga fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar. "Tapi, Januari tahun depan kita akan evaluasi dan melihat perkembangannya," tukasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan