Gedung Kemenkeu. Foto : Kemenkeu.
Gedung Kemenkeu. Foto : Kemenkeu.

Begini 5 Program Kerja Kemenkeu untuk 2023

Eko Nordiansyah • 09 Juni 2022 18:17
Jakarta: Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan, framework penyusunan rencana kerja Kementerian Keuangan (Kemenkeu) adalah berbasiskan visi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yaitu Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, Berkepribadian dan Berlandaskan Gotong Royong.
 
Kemenkeu menguraikan itu ke dalam Visi Kemenkeu yaitu Menjadi Pengelola Keuangan Negara untuk Mewujudkan Perekonomian Indonesia yang Produktif, Kompetitif, Inklusif, dan Berkeadilan.
 
"Ada lima program Rencana Kerja (2023) yaitu kebijakan fiskal, kebijakan penerimaan negara, belanja negara, pengelolaan perbendaharaan kekayaan negara dan risiko, serta dukungan manajemen," kata dia, dilansir dari laman resmi Kemenkeu, Kamis, 9 Juni 2022.

Pertama, program kebijakan fiskal 2023 untuk mendukung transformasi ekonomi Indonesia melalui konsolidasi fiskal yang responsif dan antisipatif. Kedua, program pengelolaan penerimaan negara melalui penguatan sistem administrasi, perluasan basis penerimaan negara, pengawasan kepatuhan yang lebih baik, serta peningkatan kualitas layanan.
 
"Program yang ketiga, program pengelolaan belanja negara yang isu strategisnya adalah spending better untuk peningkatan kualitas belanja negara, efektivitas bansos, reformasi subsidi, juga sekaligus memperbaiki local taxing power," lanjut dia.
 
Keempat, program pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara, dan resiko. Program ini berupaya mewujudkan pengelolaan kas dan pertanggungjawaban anggaran belanja pemerintah yang efektif, efisien, dan akuntabel; pengelolaan kekayaan negara dan penilaian yang lebih efisien dan efektif serta memberi manfaat finansial; serta pengelolaan pembiayaan yang optimal dan risiko keuangan negara yang terkendali, guna mendukung akselerasi transformasi ekonomi melalui digitalisasi pembayaran APBN, optimalisasi kas dan aset negara, pembiayaan yang inovatif, serta pendalaman pasar SBN.
 
Terakhir, program dukungan manajemen yang memuat desain penataan organisasi, peningkatan kualitas pengelolaan SDM, mendorong gaya kerja baru, budaya kerja kolaboratif, shared service Kemenkeu, optimalisasi pengelolaan dana, beragam kegiatan pengawasan dan penguatan integritas, serta peningkatan layanan digitalisasi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan