Ilustrasi anggaran belanja pemerintah pusat dan daerah - - Foto: MI/ Ramdani
Ilustrasi anggaran belanja pemerintah pusat dan daerah - - Foto: MI/ Ramdani

Dorong Ekonomi Kuartal IV, Pemerintah Bakal Akselerasi Realisasi Belanja Rp1.200 Triliun

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Sri Mulyani belanja negara Pemulihan Ekonomi Nasional
Eko Nordiansyah • 12 November 2020 15:26
Jakarta: Pemerintah akan mempercepat realisasi belanja negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2020. Tahun ini sisa anggaran belanja pemerintah pusat maupun daerah mencapai Rp1.200 triliun.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pada kuartal III lalu peran APBN dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional sangat keras. Karena itu, akselerasi belanja harus dikebut demi mendukung pembalikan perekonomian.
 
"Kita masih ada lebih dari Rp505 triliun APBD yang harus diselesaikan, dan lebih dari Rp700 triliun dari APBN, sehingga total kombinasinya itu ada lebih dari Rp1.200 triliun untuk kuartal IV," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Kamis, 12 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika dirinci, belanja pemerintah pusat masih Rp763,8 triliun karena realisasi sampai akhir September baru Rp1.211,4 triliun dari pagu Rp1.975,2 triliun. Sementara belanja APBD masih Rp505,45 triliun karena realisasinya baru Rp575,45 triliun dari Rp1.080,71 triliun.

 
Sri Mulyani menambahkan pembalikan ekonomi yang sudah terlihat di kuartal III lalu bisa berlanjut di akhir tahun ini. Di samping itu, pemerintah juga mendorong percepatan realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
 
"Program PEN juga akan terus kita fokuskan, dan tidak hanya sekedar membelanjakan tapi kita juga akan melihat dengan berbagai survei dampaknya dan tentu dari sisi targeting-nya," jelas dia.
 
Saat ini realisasi anggaran program PEN sudah Rp383,01 triliun atau 55,1 persen dari pagu yang disediakan oleh pemerintah sebesar Rp695,2 triliun. Menurut Sri Mulyani, penyerapan anggaran PEN mengalami akselerasi luar biasa di kuartal III, dan diharapkan bisa terus berlanjut.
 
Apabila dirinci, realisasi anggaran kesehatan sudah Rp34,07 triliun atau 35 persen dari pagu, perlindungan sosial RP181,11 triliun atau 77,3 persen dari pagu, serta sektoral kementerian/lembaga dan pemda Rp32,47 triliun atau 49,2 persen dari pagu.
 
Kemudian untuk dukungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terealisasi Rp95,23 triliun atau 82,9 persen dari pagu, insentif usaha sebesar Rp38,13 triliun atau 31,6 persen dari pagu, dan pembiayaan korporasi Rp2,001 triliun atau 3,2 persen dari pagu.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif