Di Sela Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018

PINA Teken Proyek Rp47 Triliun Sokong Sektor Prioritas

Annisa ayu artanti 13 Oktober 2018 13:44 WIB
pertumbuhan ekonomibappenasekonomi indonesiaIMF-World Bank
PINA Teken Proyek Rp47 Triliun Sokong Sektor Prioritas
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro (Foto: Bappenas)
Nusa Dua: Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) Center for Private Investment Bappenas menandatangani kesepakatan pembiayaan sejumlah Rp47 triliun di sela Pertemuan Tahunan International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) 2018. Penandatanganan ini untuk proyek-proyek di bidang energi terbarukan, perkebunan, dan jalan tol.

"Pembiayaan alternatif non APBN adalah hal yang sangat elementer untuk menjadi efek pengungkit dalam pembangunan sektor prioritas. Bappenas melalui unit KPBU dan PINA akan terus mendorong," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro, di Nusa Dua, Bali, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Bambang merinci kesepakatan kerja sama yang berhasil difasilitasi PINA Center Bappenas adalah pembiayaan proyek di bidang energi terbarukan senilai Rp590 miliar, kesepakatan kerja sama di bidang perkebunan sebesar Rp2 triliun, dan tiga kesepakatan kerja sama pengembangan jalan tol dengan totaI nilai Rp44,5 triliun.

Untuk di bidang energi baru terbarukan, lanjut Bambang, kerja sama dilakukan antara lain PT Nusantara lnfrastucture Tbk melalui anak perusahaannya, PT Energi Infrastruktur dan PT Carpediem Elektrikal Nusantara, dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp290 miliar.

"Proyek ini diharapkan dapat memperkuat pasokan listrlk daerah Kalimantan Barat, sekaligus sebagai kontribusi dalam mendukung dan mengembangkan infrastruktur di bidang pembangkit listrik energi baru terbarukan," tutur dia.

Kemudian, Preliminary Investment Agreement dilakukan antara PINA Center Bappenas bersama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dan PT PNM Investment Management dalam rangka restrukturisasi perusahaan dan pengembangan infrastruktur perkebunan.

"Kerja sama ini menguatkan sinergi antara pemerintah dan BUMN khususnya dalam mendukung penyaluran dana investasi dari perusahaan BUMN yang bergerak di sektor keuangan dan berkontribusi menggerakkan dan mengoptimalkan sektor riil," ucap dia.

Kemudian, kerja sama di bidang konstruksi jalan tol dilakukan antara PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk dengan PT Girder Indonesia dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk pembangunan jalan tol ruas Ancol Timur Pluit (elevated) sebagai bagian penambahan ruang lingkup Jalan Tol ruas Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit, dan PT Citra Marga Lintas Jabar dengan PT Girder Indonesia dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk pembangunan North South Link Bandung sepanjang 14,3 kilometer.

"Sebagai bagian penambahan lingkup jalan tol ruas Soreang-Pasir Koja dengan perkiraan total nilai investasi sebesar Rp21,5 triliun," ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam mendorong energi terbarukan dengan pembiayaan yang akan difasilitasi oleh PINA Center Bappenas.

Penandatanganan kerja sama diIakukan antara PT Kaltimex Energy dan Pemerintah Kabupaten Banggai untuk mengupayakan proyek pembangkit Iistrik tenaga sampah di Luwuk, Sulawesi Tengah, dengan menggunakan pengolahan sampah Kota Luwuk sebesar 70 ton per hari menjadi tenaga listrik dengan kapasitas 4 MW.

PINA Center Bappenas juga menandatangani MoU dengan Konsorsium PT Daya Mulia Turangga (DMT), GAMA Group, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk fasilitasi pembiayaan pembangunan jalan tol ruas Soto-Yogya-New Yogyakarta International Airport (NYIA) sepanjang 91,93 km sebagai pendukung akses menuju bandara di Kulon Progo dengan nilai investasi Rp22,5 triliun.

"Bappenas sangat mendorong pengembangan skema pembiayaan alternatif tersebut untuk memanfaatkan dana investor swasta melalui Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan skema PINA sehingga swasta dan badan usaha juga dapat bersama-sama pemerintah melaksanakan pembangunan Indonesia," tutup dia.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id