Ilustrasi penerimaan cukai - - Foto: Antara/ Wahyu Putro
Ilustrasi penerimaan cukai - - Foto: Antara/ Wahyu Putro

Realisasi Penerimaan Cukai Capai Rp68,3 Triliun

Ekonomi bea dan cukai penerimaan negara bukan pajak
Antara • 12 Juni 2020 17:18
Jakarta: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan cukai hingga Mei 2020 mencapai Rp68,3 triliun. Jumlah itu baru 39,5 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sebesar Rp172,9 triliun.
 
"Selama mereka memenuhi threshold, InsyaAllah akhir tahun kita bisa capai target," ujar Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Nirwala Heryanto dikutip dariAntara, Jumat, 12 Juni 2020.
 
Dari target penerimaan cukai Rp172,9 triliun, penerimaan cukai dari hasil tembakau atau rokok memiliki porsi target paling besar yakni Rp165,65 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian disusul etil alkohol targetnya mencapai Rp0,15 triliun dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) mencapai Rp7,10 triliun. Khusus untuk cukai rokok sedang mengalami penurunan sebesar 12,3 persen per Mei 2020.
 
Namun, Bea Cukai memiliki batasan perhitungan asalkan tidak turun lebih dari 18,3 persen, maka target sebesar Rp172,9 triliun akan tetap tercapai.
 
Kementerian Keuangan sebelumnya mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 30/PMK.04 tahun 2020 yang memberikan insentif kepada pengusaha dalam bentuk penundaan pembayaran cukai di tengah pandemi covid-19.
 
Penundaan pembayaran diberikan kepada pengusaha pabrik atau importir barang kena cukai diperpanjang 90 hari untuk pemesanan pita cukai yang diajukan pada 9 April-9 Juli 2020. Ia berharap penundaan pembayaran ini dapat memberikan ruang fiskal bagi pengusaha untuk menggenjot produksi.
 
"Pandemi ini membuat logistik terganggu, toko yang biasanya buka sampai malam sekarang dibatasi, PSBB masing-masing kota penerapannya tidak barengan, ini mempengaruhi hasil penjualan balik, makanya diperpanjang tiga bulan," katanya.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif