Ilustrasi seorang wajib pajak sedang mencoba untuk mengisi SPT Pajak. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi seorang wajib pajak sedang mencoba untuk mengisi SPT Pajak. FOTO: Medcom.id

DJP Imbau Wajib Pajak Tak Tunda Pelaporan SPT

Ekonomi spt pajak
Eko Nordiansyah • 16 Maret 2020 13:00
Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengimbau para wajib pajak untuk segera melaporkan surat pemberitahuan (SPT) Tahunan. Meskipun DJP memberikan pelonggaran berupa perpanjangan waktu bagi wajib pajak orang pribadi hingga akhir April 2020.
 
"Kita mengimbau para wajib pajak untuk tidak menunda pelaporan SPT Tahunan melalui e-filing," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama kepada Medcom.id di Jakarta, Senin, 16 Maret 2020.
 
Pelonggaran batas waktu dari sebelumnya 31 Maret 2020 adalah untuk memberikan kemudahan dan kepastian kepada wajib pajak orang pribadi dalam menyampaikan SPT Tahunan. Apalagi pelayanan di kantor pajak dihentikan hingga 5 April 2020 sebagai antisipasi penyebaran virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai gantinya, DJP menyarankan kepada wajib pajak untuk dapat melakukan penyampaian SPT melalui sarana elektronik dengan menggunakan layanan e-filing atau e-form melalui panduan yang ada di laman www.pajak.go.id atau akun media sosial resmi DJP.
 
Layanan e-filing tersebut dapat dimanfaatkan, setelah Wajib Pajak memperoleh EFIN (Electronic Filing Identification Number) melalui email resmi maupun akun media sosial resmi masing-masing Kantor Pelayanan Pajak (KPP) serta nomor KringPajak.
 
"Pengisian SPT Tahunan secara mandiri justru bagus agar para wajib pajak orang pribadi ini semakin memahami substansi dan tata cara pengisian SPT. Banyak panduan yang tersedia di website resmi, medsos DJP, termasuk katalog error kalau ada kesulitan, juga tetap bisa berkomunikasi dengan petugas/Account Representative," jelasnya.
 
Hingga pagi ini sebanyak 7,5 juta wajib pajak telah melaporkan SPT Tahunannya. Jumlah ini meningkat 8,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 6,91 juta wajib pajak.
 
Dari total tersebut hanya 306.464 wajib pajak yang melaporkan SPT Tahunannya secara manual, sementara sisanya secara online. Mayoritas pelaporan SPT adalah melalui e-filing DJP, yakni sebanyak 6,67 juta wajib pajak.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif