Ibukota baru. Foto : Kementerian PUPR.
Ibukota baru. Foto : Kementerian PUPR.

Sumber Pendapatan Negara, Ini Objek Pajak dan Pungutan Khusus di Ibu Kota Nusantara

Ekonomi perpajakan Ekonomi Indonesia pendapatan tidak kena pajak (ptkp) Ibu Kota Negara (IKN)
Eko Nordiansyah • 05 Mei 2022 16:53
Jakarta: Pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pendanaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebagai payung hukum.
 
Salah satu ketentuan yang ada dalam PP tersebut, yaitu mengenai pajak khusus dan pungutan khusus yang bisa dilakukan di IKN Nusantara.
 
Dilansir Medcom.id, Kamis, 5 Mei 2022, dalam Pasal 42 PP tersebut disebutkan dalam rangka pendanaan untuk Pemerintahan Daerah Khusus Ibu Kota Nusantara, Otorita Ibu Kota Nusantara dapat melakukan pemungutan pajak khusus IKN dan/atau pungutan khusus IKN di Ibu Kota Nusantara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Khusus Ibu Kota Nusantara sebagaimana dimaksud dilakukan setelah pengalihan kedudukan, fungsi, dan peran Ibu Kota Negara dari Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke Ibu Kota Nusantara ditetapkan dengan Keputusan Presiden.
 
Pajak daerah dan retribusi daerah yang diatur dalam peraturan perundang-undangan berlaku secara mutatis mutandis sebagai Pajak Khusus IKN dan Pungutan Khusus IKN di Ibu Kota Nusantara.
 
Adapun dasar pelaksanaan pemungutan pajak Khusus IKN dan/atau pungutan Khusus IKN diatur dengan Peraturan Otorita Ibu Kota Nusantara setelah mendapat persetujuan dari DPR RI.
 
Selanjutnya, dalam Pasal 43 disebutkan jenis Pajak Khusus IKN yang dapat dipungut oleh Otorita Ibu Kota Nusantara sebagaimana dimaksud terdiri atas:
 
a. Pajak Kendaraan Bermotor.
b. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.
c. Pajak Alat Berat.
d. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.
e. Pajak Air Permukaan.
f. Pajak Rokok.
g. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan.
h. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan.
i. Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas:
1. Makanan dan/atau Minuman.
2. Tenaga Listrik.
3. Jasa Perhotelan.
4. Jasa Parkir.
5. Jasa Kesenian dan Hiburan.
j. Pajak Reklame.
k. Pajak Air Tanah.
l. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan.
m. Pajak Sarang Burung Walet.
 
Sementara itu, jenis pungutan khusus IKN yang dapat dipungut oleh Otorita Ibu Kota Nusantara mengacu pada peraturan perundang-undangan mengenai retribusi daerah. Objek pungutan khusus IKN adalah penyediaan dan/ atau pelayanan barang dan/ atau jasa serta pemberian perizinan tertentu yang diberikan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara kepada Wajib pungutan Khusus IKN.
 
Pungutan Khusus IKN dilakukan berdasarkan pelayanan yang diberikan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara, yang terdiri atas pelayanan umum berupa pelayanan kesehatan, pelayanan kebersihan, pelayanan parkir di tepi jalan umum, pelayanan pasar; dan/atau pengendalian lalu lintas.
 
Kemudian pungutan atas penyediaan/pelayanan barang dan/atau jasa berupa penyediaan tempat kegiatan usaha berupa pasar grosir, pertokoan, dan tempat kegiatan usaha lainnya; penyediaan tempat pelelangan ikan, ternak, hasil bumi, dan hasil hutan termasuk fasilitas lainnya dalam lingkungan tempat pelelangan; penyediaan tempat khusus parkir di luar badan jalan.
 
Lalu pungutan atas penyediaan tempat penginapan/pesanggrahan vila; pelayanan rumah pemotongan hewan ternak; pelayanan jasa kepelabuhanan; pelayanan tempat rekreasi, pariwisata, dan olahraga; pelayanan penyeberangan orang atau barang dengan menggunakan kendaraan di air; penjualan hasil produksi usaha Otorita Ibu Kota Nusantara.
 
Terakhir, pungutan atas pemanfaatan aset dalam penguasaan Otorita Ibu Kota Nusantara yang tidak mengganggu penyelenggaraan tugas dan fungsi Otorita Ibu Kota Nusantara dan/ atau optimalisasi aset dalam penguasaan Otorita Ibu Kota Nusantara dengan tidak mengubah status kepemilikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
 
Selain itu, Otorita Ibu Kota Nusantara juga bisa melakukan pungutan dari pemberian perizinan tertentu berupa,  persetujuan bangunan gedung; penggunaan tenaga kerja asing; dan/atau pengelolaan pertambangan rakyat.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif