Ilustrasi insentif usaha - - Foto: Medcom
Ilustrasi insentif usaha - - Foto: Medcom

Realisasi Insentif Usaha Capai Rp59,08 Triliun

Despian Nurhidayat • 01 Oktober 2021 17:15
Jakarta: Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menegaskan realisasi insentif usaha dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 per 24 September 2021 sudah mencapai 94 persen.

Dengan angka tersebut, dia optimistis penyerapan insentif usaha ini akan melebihi 100 persen nantinya. "Kami lihat ini akan mendekati 100 persen atau bahkan lebih penggunaan insentifnya oleh sektor usaha," ungkapnya dalam konferensi pers secara daring, Jumat, 1 Oktober 2021.
 
Febrio merinci, realisasi insentif usaha telah mencapai Rp59,08 triliun sejak Januari hingga 24 September 2021 dari pagu Rp62,83 triliun. Menurutnya, sektor manufaktur yang mempekerjakan sekitar 20 juta masyarakat di Tanah Air merupakan salah satu bidang yang dapat pulih dengan sangat cepat.
 
Hal ini dikarenakan pabrik dapat beradaptasi dengan protokol kesehatan yang ketat seperti menjaga jarak meski produksi pabrik tetap bisa berjalan dan bisa menghasilkan kegiatan ekspor.
"Bahkan waktu itu mayoritas sektor sudah pulih walaupun varian delta sedang merebak, jadi ini luar biasa sekali," ujar Febrio.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati banyak sektor yang berhasil melakukan penyesuaian dengan sangat baik, dirinya berpendapat tak semua sektor bisa pulih dengan cepat lantaran masih adanya sentimen keamanan dari masyarakat maupun kerentanan terhadap penularan covid-19.
 
Beberapa sektor yang dimaksud yakni pariwisata dan transportasi yang belum bisa pulih dengan cepat sehingga masih membutuhkan insentif usaha. "Jadi ini yang kami buka dalam insentif kemarin, kami identifikasi dan kami lanjutkan pemberian insentif usahanya," tuturnya.
 
Selain insentif usaha, Febrio juga meyakini bahwa realisasi mayoritas pos dalam program PEN 2021 akan mendekati 90 persen pada akhir tahun ini, sehingga program tersebut bisa benar-benar efektif menjaga kesehatan masyarakat hingga memastikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif