Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo

Gubernur BI: Modal Asing Capai Rp189,9 Triliun

Ekonomi pertumbuhan ekonomi bank indonesia capital inflow ekonomi indonesia
Ilham wibowo • 20 September 2019 14:53
Jakarta: Bank Indonesia (BI) meyakini aliran modal asing ke dalam negeri dalam sepekan terakhir tetap deras. Sampai 19 September 2019, modal asing masuk ke pasar modal Indonesia mencapai Rp189,9 secara year to date.
 
Komposisi aliran modal asing yang masuk terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp130,9 triliun dan saham senilai Rp56,8 triliun. Sedangkan sisanya masuk ke Surat Berharga Bank Indonesia (SBI).
 
"Aliran modal asing portofolio tercacatat Rp189,9 triliun sampai 19 September terdiri dari SBN Rp130,9 triliun dan saham Rp56,8 triliun. Kemudian obligasi korporasi Rp2,3 triliun," ujar Perry, ditemui di kompleks perkantoran BI, Jakarta Pusat, Jumat, 20 September 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perry menyebut derasnya aliran modal asing ke dalam negeri ini karena kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia masih terus tinggi. Kinerjanya yang terus bertahan diyakini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi RI pada 2019 yang diproyeksikan di bawah titik tengah kisaran 5,0-5,4 persen.
 
"Hal Ini menunjukkan bahwa kepercayaan ke prospek pasar Indonesia masih cukup baik, kebijakan yang ditempuh masih cukup baik, dan kelihatan memang terjadi terus ada aliran modal," jelasnya.
 
Lebih lanjut, nilai tukar rupiah menguat sejalan dengan kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang tetap baik. Pada September 2019, rupiah mencatat apresiasi 0,9 persen secara point to point (ptp) dan 1,0 persen secara rerata dibandingkan dengan dengan level Agustus 2019.
 
Dengan perkembangan tersebut rupiah sejak awal tahun sampai dengan 18 September 2019 tercatat menguat 2,3 persen (ytd). Perkembangan ini ditopang oleh bekerjanya mekanisme permintaan dan pasokan valas dari para pelaku usaha, di samping aliran masuk modal asing.
 
BI menilai nilai tukar rupiah tetap stabil sesuai dengan mekanisme pasar yang terjaga. Perkiraan ini ditopang prospek aliran masuk modal asing ke Indonesia yang tetap terjaga seiring prospek ekonomi domestik yang baik dan imbal hasil yang menarik, serta dampak positif kebijakan moneter longgar di negara maju.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif