Menko Perekonomian Darmin Nasution (MI/PANCA SYURKANI)
Menko Perekonomian Darmin Nasution (MI/PANCA SYURKANI)

Pemerintah Ingin Perbaiki Sistem Logistik Desa ke Kota

Ekonomi logistik pertumbuhan ekonomi ekspor ekonomi indonesia
Eko Nordiansyah • 22 Maret 2019 07:24
Jakarta: Pemerintah ingin membuat sistem logistik dari desa ke kota menjadi lebih baik. Meskipun saat ini sistem logistik desa ke kota sudah baik, namun ada isu bahwa truk tidak mengangkut apa-apa ketika kembali ke kota.
 
"Kita tahu, logistik kota ke desa, industri kota-kota kecil ke desa, itu logistiknya sudah bagus," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 21 Maret 2019.
 
Menurut Darmin saat ini logistik dari desa ke kota lebih banyak digunakan untuk membawa hasil pertanian. Sayangnya jika dari kota ke desa barang yang dibawa sudah terstandarisasi, namun tidak dengan barang yang dibawa dari desa ke kota.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau desa ke kota standarnya tidak ada, kalau pepaya mana grade A, mana grade B tidak ada yang tahu. Pepaya mungkin belum terlalu sulit, kalau pisang lebih susah lagi, atau sayur," jelas dia.
 
Di samping itu, pemerintah ingin agar ongkos logistik dari desa tidak terlalu mahal agar para pelaku ekonomi di desa bisa ikut terlibat. Karenanya Darmin meminta masukan dari para pelaku usaha, asosiasi, pemangku kepentingan, hingga kementerian/lembaga terkait.
 
"Mereka bilang 'Pak kayaknya begini, kita harus lahirkan simpul-simpul dan sebagainya'. Kemudian informasinya kita harus bangun begini, sehingga kalau dia pulang truknya dia tahu cari informasi di mana supaya barang bisa dibawa dan seterusnya," ungkapnya.
 
Meski demikain, Darmin masih enggan bicara lebih jauh mengenai apa yang akan dilakukan pemerintah dalam waktu dekat. Dirinya menambahkan sudah ada beberapa masukan yang baik sehingga perlu dikumpulkan terlebih dahulu, untuk kemudian dituangkan dalam kebijakan.
 
"Kita mau kompilasi dulu, kita coba rumuskan, dan kita lihat mulainya dari mana itu yang paling penting sebenarnya. Kalau kamu enggak tahu mulai dari mana melakukan perbaikan, sama juga bohong, itu cita-cita doang," pungkas dia.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif