Pemerintah Batal Kenakan Pajak Sembako (Tangkapan Layar Metro TV)
Pemerintah Batal Kenakan Pajak Sembako (Tangkapan Layar Metro TV)

Primetime News

Kabar Baik! Sembako Batal Dikenakan Pajak

Ekonomi Harga Sembako perpajakan rapat paripurna Bahan Pokok DPR RI PPN Primetime News RUU HPP Sah Jadi Undang-Undang RUU HPP UU HPP
MetroTV • 07 Oktober 2021 22:29
Jakarta: Pemerintah batal menerapkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap barang kebutuhan pokok atau sembako pada 2022. Putusan tersebut tertuang dalam Undang-Undang (UU) tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang baru disahkan dalam rapat paripurna DPR pada Kamis, 7 Oktober 2021.
 
Rencana mengenai pengenaan PPN pada sembako pertama kali dikemukakan pemerintah pada Juni 2021. Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, kebijakan ini ingin diberlakukan untuk menciptakan azas keadilan antara masyarakat berpenghasilan rendah dan tinggi.
 
Namun, rencana tersebut dipastikan batal setelah DPR mengesahkan RUU HPP menjadi UU pada rapat paripurna hari ini. Dalam pasal 16B UU HPP, tidak dijelaskan dalam daftar barang yang dikenakan sembako.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Walaupun ditetapkan sebagai barang atau jasa kena pajak, namun akan diberikan fasilitas dibebaskan PPN. Sehingga masyarakat berpenghasilan menengah dan kecil tidak akan membayar PPN atas konsumsi barang dan jasa tersebut, sama perlakuannya dengan kondisi saat ini," ujar Menkumham Yasonna Laloy, dalam tayangan Primetime News, di Metro TV, Kamis, 7 Oktober 2021.
 
"Pemerintah juga memahami aspirasi masyarakat melalui fraksi-fraksi DPR bahwa penerapan multi tarif PPN dikhawatirkan akan meningkatkan cost of compliance dan menimbulkan potensi dispute. Karena itu, disepakati sistem PPN akan dikenakan tarif tunggal," tambahnya.
 
Selain itu, ada satu poin krusial dalam UU yang disahkan pada rapat paripurna. Poin tersebut mengenai penggunaan nomor induk kependudukan sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). (Imanuel Ryamaldi Matatula)
 
(PAT)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif