Saat ini suku bunga bank sentral berada di level 4,25 persen setelah dua kali menahan suku bunganya. "BI akan membawa tingkat suku bunga kembali menjadi lima persen di pertengahan 2019," kata Ekonom DBS Group Research Gundy Cahyadi dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id di Jakarta, Senin, 11 Desember 2017.
Gundy mengungkapkan kenaikan 7-Day Reverse Repo Rate mengingat antisipasi dari penguatan mata uang USD yang akan membutuhkan suku bunga domestik yang lebih tinggi.
"Antisipasi dari penguatan mata uang USD," imbuh dia.
Pada Juni lalu, suku bunga acuan BI 7-day reserve repo rate berada di 4,75 persen atau lebih tinggi dari yang ditetapkan sekarang. Suku bunga deposit faculty juga mengalami penurunan dari yang tadinya 4,00 persen dan lending facility yang turun 0,5 persen dari sebelumnya 5,50 persen.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi naik menjadi 5,3 persen pada 2018 dengan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) berada di kisaran 4,0.
Risiko inflasi terbesar berasal dari kenaikan harga minyak mentah, terutama di sektor transportasi dan listrik yang menyumbang sekitar 25 persen terhadap Indeks Harga Konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News