Peruri akan kembangkan bisnis non-uang --  ANTARA/Rosa Panggabean
Peruri akan kembangkan bisnis non-uang -- ANTARA/Rosa Panggabean

Peruri Kembangkan Bisnis Non-Uang

Wibowo • 04 Juli 2014 16:51
medcom.id, Jakarta: Perum Percetakan Uang RI (Peruri) mengembangkan bisnis nonuang, antara lain pita cukai, paspor, dan nonlogam. Kebijakan itu untuk mengurangi kebergantungan pada lini percetakan uang.
 
Direktur Utama Peruri Prasetio menargetkan bisnis nonuang akan berkontribusi sebesar 50% bagi pendapatan perusahaan 2019. Sisanya dari lini percetakan uang.
 
Menurutnya, Peruri mengembangkan anak perusahaan yang bergerak di bisnis nonuang, PT Peruri Digital Security. Seperti kartu pembayaran ataupun personalisasi dokumen security.

Ia menuturkan Peruri menargetkan pendapatan sebesar Rp2,5 triliun tahun ini atau naik 25% jika dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Pencapaian tersebut berkontribusi bagi laba bersih Rp200 miliar.
 
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha Peruri Atje Muhammad Darjan menuturkan perusahaan menganggarkan belanja modal sebesar (capital expenditure/capex) sebesar Rp600 miliar. Dana itu berasal dari kas internal sekitar 20%. Sisanya pinjaman perbankan BUMN, antara lain PT BRI (persero), PT Bank Mandiri (persero), dan PT BNI (persero).
 
Dana itu dialokasikan untuk membeli rangkaian mesin produksi dari Jepang. Sehingga meningkatkan kapasitas produksi sebanyak satu miliar bilyet. Saat ini, kapasitas produksi Peruri sebanyak 5,4 miliar bilyet. "Efektif beroperasi pada 2015," ujarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan