Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: MI/ Susanto
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: MI/ Susanto

Pemerintah Targetkan Penerimaan Dividen BUMN Rp26,1 Triliun di 2021

Ekonomi setoran dividen Nota Keuangan dividen bumn RAPBN 2021
Antara • 15 Agustus 2020 13:00
Jakarta: Pemerintah menargetkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) melalui dividen BUMN sebesar Rp26,1 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021. Target penerimaan dividen tersebut paling rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
 
"Ini paling rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dikutip dariAntara, Sabtu, 15 Agustus 2020.
 
Menkeu menjelaskan penurunan target penerimaan dividen BUMN sebagai akibat dari menurunnya kinerja keuangan imbas pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dampak tersebut sangat dirasakan perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor perhubungan, pariwisata dan industri manufaktur.
 
"Laba bersih BUMN diproyeksikan mengalami penurunan, sehingga berdampak pada dividen yang dapat dibagikan kepada pemegang saham," ungkapnya.
 
Adapun kebijakan yang akan ditempuh pemerintah untuk mengoptimalkan penerimaan dividen BUMN. Antara lain, menjaga profitabilitas dan likuiditas perusahaan dengan mempertimbangkan tingkat laba, kemampuan pendanaan, dan solvabilitas.

 
Kemudian menjaga persepsi investor yang dapat berpotensi menurunkan nilai pasar BUMN yang terdaftar di bursa efek. Lalu penyesuaian regulasi dan perjanjian yang mengikat BUMN, serta penetapan dividen lebih selektif untuk menyeimbangkan antara kebutuhan APBN dengan pelaksanaan program dan kesinambungan usaha BUMN.
 
"Kelima reformasi dan penataan BUMN dalam rangka memperbaiki kinerja BUMN sehingga mampu meningkatkan penerimaan negara," pungkas dia.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif