Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, transformasi bisa menjadi salah satu kunci agar ekonomi Indonesia kembali pulih. Selama ini produktivitas dari industri di dalam negeri masih terbilang rendah.
"Oleh karena itu ke depan kuncinya kita harus me-redesign kembali transformasi ekonomi Indonesia pascacovid-19. Ini titik kunci meningkatkan produktivitas," kata dia dalam webinar di Jakarta, Rabu, 4 Agustus 2021.
Ia menambahkan redesign transformasi ekonomi ini mengikuti perubahan pola akibat pandemi covid-19. Hal ini diharapkan bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi Indonesia agar bisa mencapai lebih dari lima persen.
"Kita lakukan redesign transformasi ekonomi, ini menjadi keharusan. Karena pertumbuhan ekonomi lima persen saja pasti tidak bisa membawa Indonesia lepas dari middle income trap sebelum 2045," ungkapnya.
Menurut Amalia, tanpa redesign transformasi ekonomi ini maka ekonomi Indonesia akan kalah dari Filipina dan Vietnam. Apalagi dalam 10 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi kedua negara ini selalu di atas enam persen, yaitu Vietnam 6,5 persen dan Filipina 6,4 persen.
"Bahkan tanpa redesign transformasi ekonomi, pendapatan per kapita Indonesia akan disalip oleh Filipina pada 2037 dan oleh Vietnam pada 2043 jika kita tidak akselerasi," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News