Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Sukuk Wakaf Ritel Mulai Diluncurkan Besok

Ekonomi Kementerian Keuangan sukuk ritel Sukuk Wakaf
Husen Miftahudin • 08 Oktober 2020 21:08
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menerbitkan sukuk negara berbasis wakaf uang atau Cash Waqf Link Sukuk (CWLS) seri ritel mulai besok, Jumat, 9 Oktober 2020. Penerbitan sukuk ini akan digunakan untuk pembiayaan APBN, khususnya untuk program-program yang bersifat sosial.
 
"Besok dijadwalkan kita luncurkan CWLS ritel. Mulai 9 Oktober sampai dengan 12 November 2020 nanti, masyarakat bisa beli (wakaf ritel)," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman dalam High Level Seminar on Waqf secara virtual di Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2020.
 
Masyarakat dapat mengakses CWLS ini melalui empat bank mitra distribusi yang juga Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU). Keempatnya adalah BRI Syariah, BNI Syariah, Mandiri Syariah, dan Bank Muamalat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita menggandeng mitra distribusi bank syariah karena bisa menjangkau langsung wakaf potensial tersebut," ungkap dia.
 
Ia menjelaskan penerbitan CWLS seri ritel ini khusus individu. Dalam hal ini Kemenkeu bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Kementerian Agama (Kemenag), dan lembaga lainnya.
 
Penerbitan CWLS ini menjadi yang kedua yang diterbitkan pemerintah. CWLS sebelumnya diterbitkan dengan seri SW001 dengan metode private placement pada Maret 2020 senilai Rp50,8 miliar.
 
Nilai manfaatnya berupa diskonto yang dibayarkan saat penerbitan dan imbal hasil bulanan. Diskonto digunakan untuk pengembangan aset wakaf baru, renovasi dan pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Mata Achmad Wardi di Serang, Banten.
 
"Imbalan dibayarkan setiap bulan untuk operasi katarak gratis bagi kaum dhuafa di rumah sakit yang sama dengan target selama lima tahun 2.500 pasien. Uang tersebut juga akan dialokasikan untuk pengadaan mobil ambulans untuk menjangkau pasien-pasien yang jauh dari rumah sakit. Pada tahun kelima atau saat jatuh tempo, dana sukuk tersebut akan dikembalikan 100 persen pada wakif," pungkas Luky.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif