Tunjangan Hari Raya. Foto : Medcom.id.
Tunjangan Hari Raya. Foto : Medcom.id.

Pemerintah Sudah Cairkan Rp27,28 Triliun THR bagi ASN dan Pensiunan

Ekonomi pns tunjangan hari raya Kementerian Keuangan ASN
Eko Nordiansyah • 27 April 2022 09:45
Jakarta: Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan mencatat total penyaluran tunjangan hari raya (THR) telah mencapai Rp27,28 triliun. Realisasi terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di pemerintah pusat, ASN pemerintah daerah, TNI/Polri, hingga pensiunan.
 
Bagi ASN di pemerintah pusat, Direktur Jenderal Perbendaharaan Hadiyanto menyebut realisasi penyaluran THR telah mencapai 81,44 persen. Jumlah THR yang telah dicairkan sebesar Rp9,91 triliun.
 
"Jumlah THR yang sudah dicairkan sebesar Rp9,91 triliun untuk 1.795.495 pegawai," kata dia kepada wartawan, Rabu, 27 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyebut jumlah Surat Perintah Membayar (SPM) yang sudah diajukan sebanyak 65.814 untuk 1.799.296 pegawai dengan nilai Rp9,91 triliun. Sementara jumlah SPM dalam proses masih sebesar Rp7,14 miliar untuk 3.801 pegawai.
 
Untuk pembayaran THR kepada ASN di pemerintah daerah, DJPb mencatat realisasinya sudah sebesar Rp8,86 triliun untuk 1.898.885 pegawai. THR ini diberikan oleh 359 pemerintah daerah.
 
Selanjutnya, pembayaran pensiunan telah dilakukan melalui PT Taspen sebesar Rp7,36 triliun atau 94 persen dari target. Kemudian untuk penyaluran melalui PT Asabri telah mencapai Rp1,13 triliun atau 99 persen dari target.
 
Pemerintah sebelumnya menyiapkan alokasi anggaran untuk pembayaran THR 2022 yang diperkirakan mencapai Rp34,3 triliun.
 
Alokasi tersebut terdiri dari Rp19,3 triliun untuk aparatur negara yang bekerja pada instansi pusat yang anggarannya telah disediakan pada DIPA masing-masing Kementerian/Lembaga dan melalui DIPA BUN untuk pensiunan.
 
Kemudian sekitar Rp15 triliun untuk pembayaran THR bagi aparatur negara yang bekerja pada pemerintah daerah berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU), dan dapat ditambahkan paling banyak 50 persen tambahan penghasilan dari APBD 2022 sesuai kemampuan fiskal masing-masing pemerintah daerah.
 
Pencairan THR rencananya dimulai pada periode 10 hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Namun, jika THR belum dapat dibayarkan pada periode tersebut karena masalah teknis, maka THR tetap dapat dibayarkan setelah Idulfitri.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif