NEWSTICKER
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: am2018bali
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: am2018bali

Realisasi 3 Kartu Sakti Andalan Jokowi di Januari 2020

Ekonomi ekonomi indonesia kartu sakti jokowi
Eko Nordiansyah • 20 Februari 2020 08:36
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melaporkan realisasi tiga kartu sakti yang menjadi andalan Presiden Joko Widodo. Ketiga kartu sakti tersebut, yaitu kartu sembako, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, hingga kartu prakerja. Lalu, bagaimana realisasinya selama Januari 2020?
 
Melansir data APBN Kita Kementerian Keuangan, Rabu, 19 Februari 2020, realisasi kartu sembako yang sudah disalurkan senilai Rp1,8 triliun. Program kartu sembako diberikan kepada 15,05 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
 
"Dari Program Keluarga Harapan (PKH) Rp5,5 triliun menjadi bantuan kartu sembako yang diratakan pemberiannya dalam 12 bulan," kata Sri Mulyani, dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara untuk KIP Kuliah, realisasinya sampai akhir Januari 2020 sebesar Rp31,4 miliar untuk 2.382 mahasiswa. Penyaluran KIP Kuliah untuk mahasiswa baru rencananya akan berlaku saat dimulainya tahun ajaran baru 2020.
 
Pada Maret 2020, Kementerian Keuangan rencananya akan menyalurkan Rp2,38 triliun kepada 365 ribu mahasiswa di semester genap. Selain itu, di akhir Februari ini akan ada pencairan Rp867 miliar KIP untuk siswa kelas akhir sebelum pelaksanaan ujian.
 
Untuk kartu prakerja di Januari 2020 belum terealisasi karena menunggu kesiapan pelaksanaan di kementerian terkait. Meski begitu, Sri Mulyani berharap program yang mendorong pelatihan bagi pencari kerja ini bisa segera dilaksanakan.
 
"Kita berharap Rp10 triliun untuk dua juta kartu prakerja segera bisa diimplementasikan," pungkas dia.
 
Pemerintah mengalokasikan anggaran yang kartu prakerja sekitar Rp10 triliun. Kartu ini akan didesain melalui implementasi akses 1,5 juta kartu digital dan 500 ribu kartu reguler sehingga total ada dua juta peserta.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif