Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Kemenko Perekonomian)
Menko Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Kemenko Perekonomian)

Darmin Anggap Kebijakan Suku Bunga BI Tepat

Ekonomi bank indonesia bi rate suku bunga the fed repo
Eko Nordiansyah • 22 Maret 2019 07:46
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menganggap kebijakan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga acuan sudah tepat. Apalagi bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (the Fed) juga menahan tingkat suku bunganya.
 
"Lah (suku bunga) Amerika juga tahan, kenapa kita harus ubah? Artinya begini, semuanya itu membaca situasi kalau tidak diubah itu tidak memperburuk situasi ya sudah tidak diubah," kata Darmin, di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 21 Maret 2019.
 
Dirinya menambahkan tidak ada alasan BI untuk mengubah kebijakan suku bunganya. Saat Fed Fund Rate (FFR) dipertahankan sebesar 2,25 persen hingga 2,50 persen, suku bunga acuan BI juga ditahan di level enam persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi kalau harus diubah ya kenapa? Harus dilihat. Pertama harus dilihat biasanya Amerika dia naikkan apa enggak. Kalau enggak, tidak diubah," jelas dia.
 
Menurut Darmin keputusan the Fed mempertahankan suku bunga karena perkiraan ekonomi AS yang akan melambat tahun ini. Meski demikian, Darmin menilai tak perlu ada kekhawatiran akan terjadi perlambatan ekonomi secara global karena tergantung apa yang dilakukan negara masing-masing.
 
"Ini kan soal kiatnya masing-masing bagaimana memanfaatkan situasi itu. Itu sebabnya ini bukan sesuatu yang global saja, yang tidak bisa dibagi-bagi. Ini semua bisa di bagi-bagi, enggak usah khawatir," tukasnya.
 
Badan pembuat kebijakan moneter the Fed (FOMC) sebelumnya mengambil langkah mempertahankan suku bunga karena melihat ekspansi berkelanjutan dari kegiatan ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja yang kuat, dan inflasi mendekati target simetris Komite 2,0 persen sebagai hasil yang paling mungkin.
 
"Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global serta tekanan inflasi yang diredam, Komite akan bersabar ketika menentukan penyesuaian di masa mendatang pada kisaran target untuk suku bunga Federal Fund yang mungkin sesuai untuk mendukung hasil ini," kata the Fed.
 
Adapun langkah BI mempertahankan suku bunga konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas eksternal perekonomian khususnya untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan dalam batas yang aman dan mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik. Sementara kebijakan suku bunga dan nilai tukar tetap difokuskan pada stabilitas eksternal.
 
"Keputusan tersebut konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas eksternal perekonomian khususnya untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan ke dalam batas yang aman dan mempertahankan daya tarik aset keuangan," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif