Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok Antara
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok Antara

Sri Mulyani: Pengelolaan Ekonomi Tak Semulus Berkendara di Jalan Tol

Eko Nordiansyah • 03 Februari 2021 17:08
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan mengelola perekonomian bukan suatu hal yang mudah layaknya mengemudi di jalan tol. Dengan kata lain, dipenuhi kewaspadaan dalam mengantisipasi berbagai guncangan dan hambatan.

"Mengelola ekonomi bukanlah seperti mengemudi di jalan besar yang bebas hambatan. Artinya ada selalu kewaspadaan untuk mengantisipasi guncangan," katanya dalam Mandiri Investment Forum secara virtual di Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021.
 
Ia menjelaskan guncangan dalam perekonomian bisa terjadi kapan saja dan bersumber dari manapun. Contohnya krisis keuangan pada 1997 dan 1998 yang mengakibatkan kontraksi cukup dalam terhadap kinerja perekonomian.
 
Pada 2008, krisis keuangan global kembali terjadi yang menyebabkan perekonomian mengalami tekanan. Di luar itu, berbagai bencana seperti tsunami, gempa bumi, banjir, hingga perubahan iklim juga bisa menjadi tantangan yang harus diantisipasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu sebabnya Indonesia tidak boleh berhenti mereformasi fondasi kita. Fondasi ekonomi agar dapat terus maju dan berpendapatan tinggi adalah kualitas sumber daya manusia. Mulai dari pendidikan, kesehatan serta desain belanja sosial sangat penting di Indonesia untuk terus bergerak maju menuju kesetaraan dan kualitas yang lebih baik," jelas dia.
 
Ia menambahkan pembangunan infrastruktur juga menjadi penting untuk meningkatkan produktivitas perekonomian. Selain itu, reformasi regulasi dan birokrasi harus dilakukan agar berbagai peraturan yang ada bisa turut disederhanakan guna mendukung perekonomian.
 
"Bagaimana Indonesia dapat meningkatkan pendapatan per kapita dan pada saat yang sama meningkatkan kualitas dan pemerataan kesejahteraan sangatlah penting. Inilah yang penting kita miliki. Jangan sia-siakan krisis. Sampai sekarang bahkan selama covid-19 ini kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan untuk reformasi," pungkasnya.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif