Foto: dok MI.
Foto: dok MI.

7 Asumsi Dasar Ekonomi Makro di RAPBN 2021

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Sri Mulyani RAPBN 2021
Husen Miftahudin • 01 September 2020 22:33
Jakarta: Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama pemerintah hari ini membahas RUU tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2021.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut beberapa asumsi dasar ekonomi makro pemerintah di dalam RAPBN 2021. Dia mengatakan asumsi makro dalam RAPBN tersebut sudah mempertimbangkan kondisi ekonomi tahun ini.
 
"Cukup realistis dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, dan baseline pertumbuhan ekonomi yang rendah di 2020," katanya dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 1 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sri Mulyani mengatakan target pertumbuhan ekonomi 2021 dipasang di tengah tingginya ketidakpastian dampak pandemi covid-19. Karena itu, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun depan pada tingkat yang moderat.
 
Berikut tujuh asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2021:
 
1. Pertumbuhan ekonomi 4,5-5,5 persen (yoy).
2. Inflasi tiga persen (yoy).
3. Tingkat suku bunga SBN 10 tahun 7,29 persen.
4. Nilai tukar Rp14.600 per USD.
5. Harga minyak mentah Indonesia USD45 barel per hari.
6. Lifting minyak 705 ribu barel per hari.
7. Lifting gas 1,007 juta barel setara minyak per hari.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif