Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: dok Kemenkeu.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: dok Kemenkeu.

Kemenkeu Hemat Anggaran Belanja karena Defisit Melebar

Ekonomi apbn kementerian keuangan belanja negara
Eko Nordiansyah • 10 Desember 2019 19:36
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meminta kementerian/lembaga (K/L) untuk menghemat anggaran di sisa tahun ini. Penghematan anggaran merupakan imbas dari meningkatnya defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
 
Tahun ini, defisit anggaran diprediksi meningkat hingga 2,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Padahal sebelumnya, Kemenkeu memperkirakan defisit APBN hanya 1,8 persen.
 
"Kementerian dan lembaga agar tidak keluarkan yang tidak perlu," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, setiap K/L tidak pernah kekurangan program kerja. Sayangnya saat ini K/L harus melihat apakah berbagai program yang dibuat bisa memiliki dampak positif, khususnya terhadap perekonomian.
 
"Enggak pernah kekurangan ide brilian bikin program baru, bikin ini, bikin itu. Upaya men-challenge kalau bikin sesuatu bagus enggak, positif enggak. Kemenkeu saya rasa sudah menjadi contoh dari men-challenge," jelas dia.
 
Selain itu, Kemenkeu akan mulai menjalankan kebijakan anggaran berdasarkan program prioritas, bukan pada unit kerjanya. Meski belum bisa dijalankan pada tahun depan, Suahasil berharap skema ini diterapkan pada 2021.
 
"Kita akan lalukan ini secara bertahap. Di 2020 belum bisa tapi kita akan gunakan baseline kita sekarang dan kita akan lakukan konversi dan secara penuh dipakai perencanaan dan penganggaran 2021," pungkasnya.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif