Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: Kementerian Keuangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: Kementerian Keuangan

Begini Sederet Program Pemerintah untuk Melindungi Daya Beli Masyarakat

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Sri Mulyani Ekonomi Indonesia daya beli masyarakat
Eko Nordiansyah • 18 April 2022 09:39
Jakarta: Pemerintah mengaku terus menjaga kondisi masyarakat dan perekonomian melalui berbagai kebijakan. Bahkan, instrumen APBN bekerja dengan keras mengelola syok atau pukulan yang mengancam kesehatan, kesejahteraan masyarakat, serta menekan perekonomian.
 
"Pemulihan ekonomi akan terus didorong lebih cepat melalui berbagai langkah-langkah untuk melindungi daya beli masyarakat," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dilansir dari laman resmi Kemenkeu, Senin, 18 April 2022.
 
Langkah-langkah yang dimaksud antara lain program perlindungan sosial dalam bentuk penebalan bantuan. Misalnya dengan memberikan tambahan bantuan sosial ke masyarakat yang paling rentan, para UMKM, dan pedagang kaki lima di bidang pangan dalam menghadapi pukulan kenaikan harga pangan dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah menggulirkan berbagai program perlindungan sosial senilai Rp431,5 triliun untuk mempertahankan daya beli masyarakat. Bantuan diberikan melalui penyaluran PKH bagi 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp28,7 triliun dan pemberian bantuan sosial melalui Kartu Sembako bagi 18,8 juta KPM sebesar Rp45,1 triliun.
 
Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi energi dan non energi kepada rumah tangga miskin dan rentan, UMKM, petani, serta transportasi publik sebesar Rp194,3 triliun, Penerima Bantuan Iuran JKN untuk 96,8 juta peserta sebesar Rp46,5 Ttiliun, dan program Kartu Prakerja bagi 2,9 juta peserta sebesar Rp11 triliun.

Melindungi kelompok rentan

Untuk melindungi kelompok rentan dari kenaikan harga pangan, pemerintah memberikan tambahan bantuan bagi 20,65 juta KPM, masing-masing Rp100 ribu selama tiga bulan yang disalurkan pada April 2022 sebesar Rp6,2 triliun. Selanjutnya 2,5 juta pedagang kaki lima masing-masing juga menerima bantuan serupa dengan total Rp750 miliar.
 
Selain itu, guna mendorong aktivitas ekonomi, pemerintah memberikan tambahan subsidi bunga KUR sebesar tiga persen selama Januari-Desember 2022. Adapun tambahan anggaran diperkirakan mencapai Rp11,9 triliun on top pagu reguler sebesar Rp23,1 triliun.
 
"Berbagai program dilakukan pemerintah untuk melindungi masyarakat, terutama dari sisi tekanan akibat gejolak global dan juga akibat pandemi. Ini adalah merupakan shock absorber atau dalam hal ini bantalan sosial yang menggunakan APBN atau anggaran pendapatan belanja negara secara langsung atau kita sebut uang kita, uang APBN, uang masyarakat," pungkas dia.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif