Ilustrasi. Foto: dok MI/Amir.
Ilustrasi. Foto: dok MI/Amir.

Larangan Ekspor CPO dan Turunannya Dinilai Bakal Mengancam Pendapatan RI

Ekonomi minyak sawit CPO minyak goreng Bulog Ekspor CPO Minyak Goreng Curah CPO Sawit
Eko Nordiansyah • 06 Mei 2022 13:48
Jakarta: Kebijakan larangan ekspor minyak sawit oleh pemerintah dinilai akan mengancam pendapatan Indonesia dari pungutan ekspor. Kerugian tersebut dapat membahayakan program subsidi pemerintah bagi perusahaan minyak goreng dalam menjual minyak goreng curah dengan harga yang dibatasi Rp14 ribu per liter.
 
"Mengingat tingginya biaya dari kebijakan larangan ekspor, kami memperkirakan kebijakan hanya bersifat sementara," kata Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 Mei 2022.
 
Namun Riefky mengatakan, jika pemerintah tetap mengambil keputusan untuk mempertahankan kebijakan tersebut, maka perlu disiapkan strategi yang paling efektif untuk memastikan industri dalam menjaga pasokan domestik dan strategi untuk mencegah lonjakan harga minyak sawit yang tinggi saat kebijakan dicabut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam jangka menengah panjang, pemerintah dinilai perlu merumuskan kebijakan untuk menstabilkan harga minyak goreng dalam negeri dan menjaga pasokannya. Pertama, memperkuat koordinasi antara minyak goreng dan minyak sawit karena sebagian besar produsen minyak goreng tidak memproduksi minyak sawitnya sendiri.
 
"Kedua, mengamankan stok minyak goreng seperti komoditas pokok lainnya melalui peran serta Bulog. Jika harga naik sewaktu-waktu, pemerintah memiliki kewenangan untuk melakukan operasi pasar," ungkapnya.
 
Ketiga, menentukan secara tegas kewajiban Domestic Market Obligations (DMO) yang harus dipenuhi oleh produsen CPO. Terakhir, evaluasi industri kelapa sawit secara menyeluruh dari hulu hingga hilir untuk menemukan kebijakan yang paling tepat guna mencegah kelangkaan pasokan di saat volatilitas harga global yang tinggi.
 
Pemerintah sebelumnya mengeluarkan larangan ekspor untuk Red Palm Oil (RPO), Refined, Bleached, Deodorized (RBD) Palm Olein, Palm Oil Mill Effluent (POME), dan Used Cooking Oil. Kebijakan yang berlaku mulai 28 April 2022 ini dilakukan untuk menurunkan harga minyak goreng curah sebesar Rp14 ribu per liter di seluruh Indonesia.
 
"Kebijakan ini memastikan produk CPO dapat didedikasikan seluruhnya untuk ketersediaan minyak goreng curah, dan harganya Rp14 ribu per liter terutama di pasar-pasar tradisional dan untuk kebutuhan UMK," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif