Ilustrasi penyaluran pembiayaan SMI ke pemda - - Foto: MI/ Panca Syurkani
Ilustrasi penyaluran pembiayaan SMI ke pemda - - Foto: MI/ Panca Syurkani

Pembiayaan SMI ke Pemda Capai Rp27 Triliun Sepanjang Kuartal I

Ekonomi pembangunan infrastruktur Kredit Pemerintah Daerah PT SMI Pembiayaan Korporasi
Antara • 21 April 2022 21:04
Jakarta: PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyalurkan pembiayaan Rp27 triliun kepada pemerintah daerah (pemda) sepanjang kuartal I-2022. Penyaluran pembiayaan ini tumbuh hingga 132,2 persen.
 
“Jika dilihat dari kontribusinya itu Rp27 triliun outstanding yang dihasilkan dari aktivitas pinjaman daerah. Ini mencerminkan 34 persen dari portofolio pembiayaan PT SMI,” kata Direktur Utama PT SMI Edwin Syahruzad dalam konferensi pers, Kamis, 21 April 2022.
 
Edwin menyatakan realisasi tersebut membuat pembiayaan kepada pemda menjadi sumber pertumbuhan di tengah situasi tidak menentu, khususnya bagi korporasi di bidang infrastruktur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Korporasi-korporasi yang menjadi andalan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia mengalami masa tidak menentu mengingat pandemi  mengalihkan fokus kepada penanganan sektor kesehatan.
 
Menurut dia, peningkatan ini cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya seiring dengan adanya pinjaman ke daerah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sementara itu, Edwin mencatat sebaran portofolio pembiayaan dari PT SMI per Maret untuk luar Jawa sudah melebihi sebaran pembiayaan kepada Pulau Jawa.
 
Ia menyebutkan, Jawa berkontribusi sebesar 37 persen dari total portofolio pembiayaan PT SMI kepada daerah sedangkan luar Jawa mencapai 63 persen per akhir Maret 2022.
 
“Dan itu pun juga meningkat posisi yang di luar Jawa,” ujarnya. Peningkatan ini terlihat mengingat porsi pembiayaan kepada luar Jawa masih di kisaran 50 persen pada 2020," tambah dia.
 
Hal tersebut menunjukkan badan usaha milik negara dalam bidang pembiayaan infrastruktur  PT SMI menjalankan dengan baik komitmen dan tanggung jawabnya untuk memberikan pinjaman ke berbagai daerah dengan penerima pinjaman yang semakin tersebar.
 
“Kalau 2020 kan banyak aktivitas PEN penarikannya di daerah Jawa ya. Tapi 2021 dan 2022 Saya rasa luar Jawa menjadi sumber pertumbuhan khususnya dari pembiayaan kepada pemerintah daerah,” kata Edwin.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif