Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Indonesia-Tiongkok Sepakat Jalankan Kerja Sama di Sektor Ekonomi Digital

Angga Bratadharma • 17 November 2022 11:30
Bali: Indonesia memiliki potensi yang sangat besar pada sektor ekonomi digital yang menjadi salah satu keunggulan dalam menunjang transformasi ekonomi. Pada 2021 terdapat 21 juta konsumen ekonomi digital di Tanah Air dengan pertumbuhan yang terus meningkat dengan signifikan, terutama di wilayah pedesaan.
 
Mengutip keterangan tertulisnya, Kamis, 17 November 2022, tercatat 72 persen konsumen ekonomi digital baru ada di wilayah pedesaan. Selain itu, Indonesia juga memiliki tingkat pemanfaatan ekonomi digital yang tinggi, dengan 98 persen pedagang telah menggunakan pembayaran digital dan 59 persen memanfaatkan pembiayaan digital.
 
Untuk itu, dalam rangkaian pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi G20, di Bali, telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Ekonomi Digital antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Wentao.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


MoU tersebut mengatur adanya kerangka kerja dan forum dalam pembahasan kerja sama ekonomi digital antara Pemerintah Indonesia dengan RRT. Lingkup kerja sama dalam MoU tersebut mencakup kerja sama yang terbuka, termasuk eksplorasi peluang bisnis digital antara kedua negara, dan percepatan transformasi digital di semua sektor.
Baca: Inisiasi Asia Zero Emission Community, Indonesia Jadi Prioritas Pertama Pendanaan USD500 Juta

Kemudian kerja sama pembangunan infrastruktur digital, kota pintar, e-commerce, inovasi teknologi digital, serta pengembangan format dan model bisnis baru seperti telemedicine, logistik pintar, dan juga ruang lingkup lain yang disepakati oleh kedua belah pihak.
 
Dalam mendorong peningkatan kerja sama di bidang ekonomi digital tersebut, Kemenko Perekonomian RI dan Kementerian Perdagangan RRT akan mengembangkan kerja sama pertukaran informasi dan penelitian bersama di bidang ekonomi digital,.
 
Selain itu pertukaran pengetahuan, keahlian, dan praktik terbaik dari kedua negara di bidang strategi, kebijakan, regulasi, aturan dan standar ekonomi digital, serta fasilitasi investasi; dan meneliti untuk mengidentifikasi prioritas kerja sama investasi dalam ekonomi digital pada format dan model bisnis baru.
 
Kemudian kedua negara juga akan mengembangkan kerja sama dalam mempromosikan eksplorasi bersama antara perusahaan kedua negara pada integrasi teknologi interaktif cerdas, sirkulasi komersial, transportasi, bisnis, keuangan digital, dan kesehatan digital, antara lain, untuk mengembangkan format dan model bisnis baru seperti pariwisata virtual.
 
Lalu telemedicine, telecommuting, dan pendidikan daring, dengan tujuan untuk memberikan dorongan baru ke dalam kerja sama bilateral dalam ekonomi digital. Indonesia dan RRT juga sepakat mendorong pemerintah, universitas, lembaga penelitian dan perusahaan untuk melaksanakan program pelatihan bersama, pertemuan dan seminar di bidang ekonomi digital.
 
MoU Kerja Sama Ekonomi Digital tersebut merupakan salah satu deliverables konkret dari kerja sama sesama anggota G20. Cakupan kerja sama tidak hanya meliputi sektor pemerintah, tetapi juga pihak swasta kedua negara yang diharapkan dapat mendorong perkembangan ekonomi digital domestik masing-masing.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif