Ilustrasi. Dokumen Kemenkeu
Ilustrasi. Dokumen Kemenkeu

Utang Kuartal I/2015 Melonjak, Menkeu: Itu Sengaja!

Suci Sedya Utami • 21 April 2015 18:38
medcom.id, Jakarta: Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menanggapi santai realisasi penarikan utang dengan menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) kuartal I/2015 sebesar Rp144,39 triliun atau melonjak menjadi 48,5 persen.
 
Menurut Bambang hal tersebut memang sengaja diatur pemerintah agar penarikan utang digenjot dalam skala besar pada awal tahun anggaran (front loading).
 
"Iya, ini kan kita memang melakukan strategi front loading," tutur Bambang ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2015).

Bambang menjelaskan, strategi front loading dilakukan untuk mencegah pembayaran bunga utang yang melambung jika nantinya dibayarkan pada kuartal pertengahan atau akhir. Pasalnya, Bank Sentral Amerika Serikat (AS), the Fed berencana menaikkan suku bunga acuan yang diperkirakan di semester dua tahun ini.
 
"Jadi kalau kita mencari utang ke market, itu sebaiknya dilakukan sebelum suku bunga naik. Untuk berjaga-jaga," tuturnya.
 
Lebih lanjut, terkait defisit anggaran, menurut dia juga tetap dijaga seperti yang dipatok dalam APBN-P 2015 sebesar 1,9 persen. Begitu juga dengan penerimaan negara dari sektor perpajakan tetap dijaga agar terealisasi Rp1.492 triliun.
 
"Pokoknya kita sesuai dengan APBN-P 2015," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WID)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan