Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok AFP
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok AFP

Daftar Rincian RAPBN 2021

Ekonomi perpajakan Sri Mulyani belanja negara RAPBN 2021
Eko Nordiansyah • 14 Agustus 2020 17:44
Jakarta: Pemerintah telah mengajukan pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 kepada DPR. APBN terdiri atas anggaran Pendapatan Negara, anggaran Belanja Negara, dan Pembiayaan Anggaran.

Pendapatan negara ditetapkan sebesar Rp1.776,36 triliun. Belanja negara ditargetkan sebesar Rp2.747,52 triliun sehingga defisit anggaran diperkirakan Rp971,2 triliun atau sekitar 5,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
 
Pendapatan negara berasal dari penerimaan perpajakan sebesar Rp1.481,94 triliun. Ini terdiri dari pendapatan pajak dalam negeri Rp1.446,98 triliun dan dan pendapatan pajak perdagangan internasional Rp34,96 triliun. Selain itu ada penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp293,51 triliun dan hibah Rp902,81 miliar.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perkiraan penerimaan perpajakan tumbuh hanya 5,5 persen dibandingkan tahun ini. Sedangkan PNBP dan hibah sama-sama tumbuh negatif 0,2 persen dan 30,6 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini yang tadi sampaikan, pertumbuhan penerimaan negara tidak dibuat terlalu tinggi karena kita masih akan lebih memberikan penekanan pada insentif dan mendorong pemulihan," kata dia dalam videoconferencedi Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.
 
Sementara untuk belanja, akan digunakan untuk belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.951,26 triliun. Ini terdiri dari belanja kementerian/lembaga sebesar Rp1.029,9 triliun dan belanja non-kementerian/lembaga sebesar Rp921,4 triliun.
 
"Belanja negara sedikit lebih tinggi dari tahun ini, dimana tahun ini adalah pengecualian yang sangat tinggi karena adanya covid. Namun tahun depan tidak langsung dipotong tapi coba kita pertahankan agar mampu untuk tetap mendukung pemulihan ekonomi," jelas dia.

 
Selain itu, ada transfer ke daerah dan dana desa Rp796,26 triliun untuk transfer ke daerah Rp724,26 triliun dan dana desa Rp72 triliun. Transfer ke daerah di antaranya digunakan sebagai dana transfer umum Rp493,03 triliun dan dana transfer khusus Rp196,42 triliun.
 
(Des)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif