Ilustrasi. FOTO: dok MI
Ilustrasi. FOTO: dok MI

Indef Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI 5,5% di Kuartal II

Antara • 20 Juli 2022 15:02
Jakarta: Deputy Director Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 bisa mencapai 5,5 persen secara tahun ke tahun (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh momentum libur Lebaran yang membuat mobilitas masyarakat relatif meningkat.
 
Ditambah, aktivitas mudik yang membuat pergerakan transportasi meningkat signifikan. "Pergerakan orang dan transportasi selama triwulan II relatif meningkat dan menuju normal, dibandingkan dengan triwulan II tahun lalu," ujar Eko, dilansir dari Antara, Rabu, 20 Juli 2022.
 
Apabila pertumbuhan ekonomi kuartal II mencapai angka itu, lanjut dia, akan muncul optimisme perekonomian yang berpengaruh terhadap kurs rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), indeks keyakinan konsumen, dan indeks tendensi bisnis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pengaruhnya ke optimisme perekonomian," ujar Eko.
Baca: Harapan IMF pada Kepemimpinan RI di G20

Namun, ia tidak memungkiri kedepan tetap akan ada risiko ekonomi dari peningkatan angka inflasi. Hal ini bisa berasal dari inflasi komponen bergejolak, inflasi inti serta inflasi harga-harga yang diatur oleh pemerintah.
 
Selain itu, tambah dia, nilai tukar rupiah ke depan masih akan menghadapi tekanan seiring agresivitas kenaikan suku bunga oleh The Fed. Lalu, risiko resesi global juga dapat menurunkan permintaan ekspor. "Meskipun Indonesia kemungkinan tidak akan mengalami resesi di tahun ini," ujar Eko.
 
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal II di kisaran 4,8 hingga 5,3 persen (yoy) yang didukung membaiknya konsumsi rumah tangga, investasi, hingga ekspor dan impor.
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif