Industri manufaktur. Foto: MI/Susanto.
Industri manufaktur. Foto: MI/Susanto.

Kemenkeu: Ekspansi Manufaktur Indikasi Permintaan Kuat

Antara • 01 Desember 2022 20:33
Jakarta: Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menyatakan ekspansi sektor manufaktur nasional yang masih berlanjut mengindikasikan permintaan dalam negeri masih kuat.
 
baca juga:
 
Industri Manufaktur Indonesia Masih Bergeliat Di Tengah Ancaman Resesi

 
Ekspansi ini terjaga dalam 15 bulan secara berturut-turut dengan Purchasing Managers' Index (PMI) Indonesia pada November berada di level 50,3 meski melambat dibanding bulan lalu yang mencapai 51,8.
 
"Permintaan dalam negeri diindikasi masih cukup kuat sebagaimana ditunjukkan oleh stabilitas konsumsi dalam negeri hingga saat ini," katanya dikutip dari Antara, Kamis, 1 Desember 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Febrio mengatakan sektor manufaktur yang masih ekspansif hingga saat ini merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesinambungan pemulihan ekonomi dalam negeri di tengah kenaikan risiko global.
 
Ekspansi manufaktur Indonesia terjadi di tengah pelemahan PMI manufaktur beberapa negara yang bahkan mulai mengalami kontraksi. Beberapa negara tersebut di antaranya adalah Vietnam 47,4 dari Oktober 50,6 dan Jepang 49 dari Oktober 50,7.
 
Beberapa negara lain juga belum berhasil keluar dari zona kontraksi pada November seperti Myanmar 44,6 dari Oktober 45,7 dan Malaysia 47,9 dari Oktober 48,7.
 
Secara keseluruhan, optimisme dunia usaha masih terjaga dengan terus stabilnya kondisi pandemi serta pemulihan permintaan yang menguat meski sebagian responden mulai mengantisipasi risiko gejolak ekonomi global.
 
"Pembukaan lapangan kerja juga masih ekspansif dan diharapkan dapat konsisten," ujar Febrio.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif