Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi untuk Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, dan pensiunan sebesar Rp13,7 triliun. Tercatat sudah ada 69 kementerian/lembaga (K/L) yang sudah mengajukan pencairan THR sampai dengan pagi ini.
"Realisasi pembayaran THR untuk ASN, TNI/Polri berjalan lancar sampai dengan pagi ini pukul 09.00 WIB adalah sebesar Rp4,96 triliun pada 69 K/L dari 87 K/L," kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Hadiyanto kepada wartawan di Jakarta, Senin, 3 Mei 2021.
Ia menambahkan, K/L yang sudah mulai mengajukan permintaan pembayaran dan THR dan sudah pencairan, di antaranya Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, MPR, DPR, Kementerian PUPR, ESDM, Polri, dan Kementerian Pertahanan.
"Untuk THR kepada pensiunan, sudah disalurkan semua sebesar triliun ke PT Taspen dan Asabri dan sudah disalurkan kepada penerima pensiun," ungkap dia.
Kemenkeu sebelumnya menyediakan anggaran THR untuk ASN, TNI/Polri, dan pensiunan sebesar Rp30,8 triliun. Alokasi anggaran ini terdiri dari DIPA untuk ASN dan TNI/Polri Rp7 triliun.
Kemudian, untuk ASN di pemerintah daerah dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ia mengalokasikan Rp14,8 triliun. Sementara untuk para pensiunan, pemerintah mengalokasikan anggaran THR sebesar Rp9 triliun.
Pemberian THR tahun ini diberikan berdasarkan gaji pokok dan tunjangan melekat saja sama seperti tahun lalu. Artinya tunjangan kinerja (tukin) dan insentif lainnya tidak disertakan dalam perhitungan THR bagi para ASN, TNI/Polri, dan pensiunan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan