Gedung Pajak Kemenkeu. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR
Gedung Pajak Kemenkeu. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR

Jelang Penutupan, Wajib Pajak yang Ikut PPS Bertambah Hampir 15 Ribu

Eko Nordiansyah • 28 Juni 2022 09:45
Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat sebanyak 160.433 wajib pajak telah mengikuti Program Pengungkapan Sukarela (PPS) menjelang penutupan pada 30 Juni. Jumlah ini meningkat hampir 15 ribu dibandingkan dengan posisi kemarin.
 
Dilansir Medcom.id dari laman resmi DJP, Selasa, 28 Juni 2022, jumlah pajak penghasilan (PPh) final yang telah disetorkan dalam PPS sebesar Rp39,54 triliun. Total harta bersih yang telah diungkapkan oleh para wajib pajak mencapai Rp390,15 triliun.
 
Baca: Awas! Risiko Stagflasi Global Masih akan Membayangi Ekonomi RI

Nilai harta bersih tersebut terdiri dari deklarasi harta dalam negeri mencapai Rp337,01 triliun, harta yang diinvestasikan adalah sebesar Rp15,62 triliun, dan deklarasi harta di luar negeri sebesar Rp37,51 triliun.
 
Peserta PPS merupakan Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi (OP) dan Badan peserta Tax Amnesty (TA) dengan basis pengungkapan harta per 31 Desember 2015 yang belum diungkapkan saat mengikuti TA. Selain itu, PPS juga bisa diikuti WP Orang Pribadi (OP) dengan basis pengungkapan harta perolehan 2016 sampai 2020 yang belum dilaporkan dalam SPT Tahunan 2020.

Segera ikut program pengungkapan sukarela

DJP sebelumnya telah mengirimkan tambahan 18 juta surat elektronik (surel) atau email kepada wajib pajak untuk segera ikut program pengungkapan sukarela yang akan berakhir pada 30 Juni 2022.
 
Baca: Harga Minyak Dunia Naik Usai G7 Janjikan Sanksi Baru bagi Rusia

Sebelum tambahan 18 juta surel tersebut, DJP telah mengirimkan sebanyak 1,62 juta surel per 24 Maret 2022 yang berisi imbauan kepada wajib pajak untuk segera memanfaatkan PPS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif