Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara - - Foto: Antara
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara - - Foto: Antara

Imbas Covid-19, Belanja Perjalanan Dinas Turun 47%

Ekonomi belanja negara APBN 2020 Berita Virus Corona Hari Ini
Eko Nordiansyah • 20 Mei 2020 22:27
Jakarta: Belanja perjalanan dinas mengalami penurunan hingga 47 persen dibandingkan tahun lalu. Hingga April 2020, belanja perjalanan dinas hanya Rp5,6 triliun dibandingkan pada April 2019 yang sebesar Rp10,6 triliun .
 
Wakil Menteri Keuangan Suhasil Nazara mengatakan mulai akhir Maret lalu anggaran perjalanan pemerintah mengalami penghentian. Bahkan anggaran perjalanan dinas direalokasi untuk penanganan pandemi virus korona (covid-19) di Indonesia.
 
"Mulai Maret itu semuanya berhenti. Ini bentuk efisiensi dan akan terus berlanjut ke depannya. Ini jadi sumber efisiensi anggaran yang sudah mulai dialihkan untuk mendukung belanja sosial kesehatan dan untuk dunia usaha," katanya dalam video conference di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Realisasi belanja barang pemerintah pusat terkontraksi 18,8 persen dibandingkan tahun lalu menjadi Rp52,9 triliun. Belanja operasional dan non-operasional Rp25,7 triliun, jasa Rp5,8 triliun, pemeliharaan Rp5,5 triliun, BLU Rp8,2 triliun, dan untuk masyarakat/pemda Rp2,1 triliun.
 
Sementara untuk belanja pegawai tercatat hanya tumbuh 3,2 persen sebesar Rp66,1 triliun atau 26,2 persen dari target. Paling besar belanja pegawai dilakukan oleh Polri Rp13,9 triliun, Kementerian Pertahanan Rp13,8 triliun, Kementerian Agama Rp9,6 triliun.
 
Suahasil menjelaskan kenaikan belanja pegawai juga didukung oleh pembayaran tunjangan profesi guru, serta gaji dan tunjangan tenaga pendidik non-PNS. Realisasi pembayaran gaji dan tunjangan mencapai Rp45,2 triliun atau tumbuh 4,5 persen dari tahun lalu.
 
"Di beberapa kementerian, pantauan kita, sudah ada realisasi relatif baik dan semoga bisa dijaga ke depannya. Kalau belanja pegawai sifatnya itu dicairkan langsung," pungkas dia.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif