BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 4,25%
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. (FOTO: ANTARA/Puspa)
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI 7 day reverse repo rate sebesar 4,25 persen. Keputusan ini sejalan dengan langkah BI untuk mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 3,5 persen dan lending facility sebesar lima persen berlaku efektif sejak 19 Februari 2018.

"Keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga stabilitas makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan serta turut mendukung pemulihan ekonomi domestik," kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 15 Februari 2018.

Dirinya menambahkan pelonggaran kebijakan moneter yang sebelumnya dilakukan tetap mendorong momentum ekonomi domestik supaya menjadi lebih baik. Di samping itu, bank sentral juga tetap memperhatikan dinamika global dan domestik.

BI tetap mewaspadai sejumlah risiko, baik yang berasal dari global terkait rencana kenaikan suku bunga di Amerika Serikat (AS) oleh the Fed yang lebih tinggi. Selain itu, ada pula risiko dari kenaikan harga minyak dunia.

Sementara dari sisi domestik, bank sentral menilai terdapat sejumlah risiko misalnya dari konsolidasi korporasi yang masih terus berlanjut, fungsi intermediasi perbankan yang dinilai belum kuat, serta inflasi.

"Bank Indonesia semakin memperkiat berkoordinasi dengan Pemerintah dalam rangka menjaga stabilitas makroekonomi, stabilitas sistem keuangan dan memperkokoh fundamental ekonomi Indonesia dan penguatan ekonomi struktural," pungkasnya.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360