Seorang sopir Taxi Express di bilangan Jakarta, Muhammad Tanuji, keberatan dengan kenaikan harga BBM itu. Kenaikan akan berdampak pada penghasilannya sehari-hari. "Ya BBM naik, aturan kita bawa pulang duit jadi buat nombok," ucap Tanuji kepada Metrotvnews.com sambil menyetir, Senin (17/11/2014) malam.
Tanuji mengungkapkan, rata-rata pemasukan kurang lebih Rp 500 ribu per hari. Itu penghasilan kotornya karena harus dipotong dengan setoran ke perusahaan.
"Pendapatan tidak bisa diprediksi. Gak tentu, zaman sekarang narik kadang-kadang dapat Rp100 per hari. Setorannya Rp 300, kalau kita dapatnya Rp 500, diambil setoran, diambil bensin rata-rata Rp 165 per harinya, sisanya tipis," jelas Tanuji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News