Ilustrasi Gedung BI. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)
Ilustrasi Gedung BI. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

Risiko Pengetatan Likuiditas Berkurang dengan Penerapan GWM Primer Rata-Rata

Ekonomi giro wajib minimum
Eko Nordiansyah • 28 April 2017 18:27
medcom.id, Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyebut penerapan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer averaging atau GWM rata-rata akan mengurangi kesulitan likuiditas bagi perbankan. Terlebih lagi dengan adanya tekanan ekonomi global yang dikhawatirkan menganggu likuiditas di Indonesia.
 
Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo mengatakan, adanya aturan ini memberi keleluasaan bank untuk mengelola likuiditasnya. Jika sebelumnya bank harus masuk ke Pasar Uang Antar Bank (PUAB) untuk mendapatkan dana, kini bank dapat mengatur likuiditasnya untuk kepentingan bisnis.
 
"Dengan ada yang dihitung secara rata-rata, bank tidak perlu teralu sering ke masuk ke Pasar Uang dan meminjam dana," ujar dia di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat 28 April 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, dengan adanya GWM primer averaging bank akan lebih variatif dalam memilih instrumen keuangan. Di sisi lain, upaya BI untuk memperdalam pasar keuangan akan lebih tercapai.
 
"Bank dapat menempatkan sebagian GWM primernya pada surat berharga negara, pada 'repo', dan instrumen lain, sehingga turut memperdalam pasar," jelas dia.
 
Saat ini, BI menerapkan GWM Primer averaging secara parsial. GWM yang wajib dipenuhi secara harian sebesar lima persen dari DPK dalam rupiah dan GWM yang wajib dipenuhi secara rata-rata sebesar 1,5 persen dari DPK dalam rupiah selama periode dua pekan.
 
Namun begitu, penerapan secara keseluruhan GWM primer averaging sebesar 6,5 persen pun belum ditentukan waktunya. Aturan tersebut akan berlaku mulai 1 Juli 2017 dengan penerapannya BI juga memberikan masa transisi 1 bulan.
 
Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.19/6/PBI/2017 tentang Perubahan Kelima Atas PBI Nomor 15/15/PBI/2013 tentang Giro Wajib Minimum (GWM) Bank Umum dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Konvensional.
 
 
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif