Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok AFP
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok AFP

Sri Mulyani Waspadai Kenaikan Kasus Omicron

Eko Nordiansyah • 24 Januari 2022 17:27
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewaspadai kenaikan kasus varian Omicron terhadap agenda pemulihan ekonomi nasional. Tercatat, kasus positif covid-19 varian Omicron di Indonesia per 24 Januari 2022 bertambah menjadi 1.626 kasus.
 
Adapun pemerintah belajar dari kenaikan kasus varian delta dengan menginjak rem Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan akhirnya berimbas ke perekonomian.
 
"Kalau belajar dari Delta, kita harus lihat meningkatnya luar biasa cepat. Delta di Juni ke Juli di bawah 1.000 (kasus), lalu naik ke 10 ribu naik lagi ke 56 ribu puncaknya. Saat itu kita lakukan PPKM dan Alhamdulillah turun drastis dan efektif di Indonesia," katanya dalam rapat dengan DPD RI di Jakarta, Senin, 24 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sri Mulyani menambahkan perkembangan covid-19 ini tidak hanya menjadi tantangan dalam negeri tapi juga di level global. Sebab pemulihan ekonomi yang tidak merata di berbagai negara akan menghambat pemulihan secara global. Belum lagi adanya faktor-faktor lain seperti krisis energi, kenaikan inflasi hingga terganggunya rantai pasok dunia.
 
"Covid-nya selalu bermutasi dan ini terus menerus tantangan kita waspadai sampai covid-nya berubah dari pandemi jadi endemi. Di sisi lain dampak dari berbagai dinamika antara lain pemulihan ekonomi tidak merata, inflasi terjadi, supply disruption, labour disruption, kemudian respons policy-nya yaitu kenaikan suku bunga," ungkap dia.
 
Di sisi lain, konsolidasi fiskal yang dilakukan sejumlah negara maju akan menimbulkan gejolak arus modal antarnegara, serta volatilitas nilai tukar dan keuangan. Hal ini memaksa pemerintah untuk bersiap dengan segala ketidakpastian yang mungkin terjadi.
 
"Jadi di 2022 meski kita sudah menginjak tiga tahun covid, tidak berarti tantangannya menjadi lebih mudah. Bahkan dari berbagai pembahasan di level G20 maupun antar menteri-menteri keuangan dan gubernur bank sentral di dunia, kita melihat kompleksitas dari policy akan mendominasi 2022 ini," pungkasnya.

Update kasus Omicron Indonesia 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kasus covid-19 varian Omicron di Indonesia mencapai 1.626 kasus. Mayoritas berasal dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dengan jumlah 1.019 kasus 
 
Sementara itu, sisanya ada 369 kasus non PPLN dan 238 masih dalam pemeriksaan epidemiologi. Adapun dua kasus meninggal Omicron di Indonesia dilaporkan pada Sabtu, 22 Januari 2022 sebagai kasus kematian pertama. Masing-masing memiliki komorbid atau penyakit penyerta dan meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. 
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif