Kepala BKPM Franky Sibarani. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)
Kepala BKPM Franky Sibarani. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

BKPM Resmikan Perluasan Pabrik Asahimas Chemical Senilai USD885 Juta

Eko Nordiansyah • 12 Februari 2016 12:11
medcom.id, Cilegon: Badan Kooordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus mendorong industri substitusi impor dan orientasi ekspor dalam rangka meningkatkan daya saing. Hal ini ditandai dengan ekspansi yang dilakukan oleh PT Asahimas Chemical (Asahimas) senilai USD885 juta.
 
Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, perluasan pabrik Asahimas akan meningkatkan kapasitas produksi mereka menjadi dua kali lipat yang akan memperkuat industri substitusi impor bahan kimia dasar.
 
"Perluasan yang dilakukan oleh Asahimas sangat positif untuk peningkatan daya saing Indonesia, terutama untuk mengurangi impor bahan baku dan menghemat devisa negara senilai USD97 juta per tahun," ujarnya di PT Asahimas, Jalan Raya Anyer, Cilegon, Jumat (12/2/2016).

Dirinya menambahkan, proyek perluasan ini memperlihatkan iklim investasi di Indonesia yang kondusif dan berdaya saing. Ekspansi yang dilakukan di antaranya perluasan pabrik ke-9 senilai USD425 juta, serta pembangunan PLTU 300 mw (2x150 mw) dengan nilai investasi USD460 juta.
 
Lebih lanjut, kata Franky, selain mendorong industri substitusi impor, perluasan yang dilakukan oleh Asahimas memiliki nilai strategis karena berorientasi ekspor. Nilai ekspor PMA Jepang ini akan meningkat sebesar USD280 juta per tahun, dari semula USD120 juta per tahun menjadi USD400 juta per tahun.
 
PT Asahimas Chemical merupakan anak perusahaan AGC (Asahi Glass Company) yang merupakan perusahaan asal negara Jepang di bidang usaha industri kaca lembaran, kaca otomotif, display, elektronik, energi dan bahan kimia. Di Indonesia AGC (Asahi Glass Company) memiliki dua anak perusahaan, yaitu PT Asahimas Chemical dan PT Asahimas Flat Glass Tbk, dengan total kumulatif investasi di Indonesia USD1,5 miliar.
 
Produk kimia yang dihasilkan Asahimas yaitu Sodium Hypo Clorite (NaClO), Hydro Chloric Acid (HCl), Caustic Soda (NaOH), Ethylene Di Chlorine (EDC), Vinyl Chloride Monomer (VCM), Poly Vinyl Chloride (PVC) adalah bahan baku yang akan dipakai oleh 500 industri besar dan menengah yang selama ini masih diimpor.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan