"Kalau dilihat sumber pertumbuhan utama itu berasal dari PMTB yaitu sebesar 1,21 persen," kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam video conference, Senin, 7 Februari 2021.
Selama 2021, investasi tercatat tumbuh 3,80 persen atau lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yang kontraksi 4,96 persen. Bahkan realisasi investasi sepanjang tahun lalu tercatat mencapai Rp901,02 triliun.
Kemudian, konsumsi rumah tangga yang menyumbang pertumbuhan ekonomi sebesar 1,09 persen mampu 2,02 persen pada 2021. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga juga jauh lebih baik dari minus 2,63 persen pada 2020.
"Demikian juga untuk konsumsi LNPRT di tahun 2021 tumbuh 1,59 persen. Pengeluaran konsumsi pemerintah di tahun 2021 juga tumbuh 4,17 persen, ini juga lbh baik dibandingkan 2020," ungkapnya.
Margo menambahkan, kinerja ekspor tercatat sangat impresif pada 2021 dengan tumbuh sebesar 24,04 persen. Pertumbuhan ekspor ini jauh lebih bagus kalau dibandingkan 2020 yang mengalami kontraksi 8,14 persen.
"Sementara impor sebagai pengurang, tapi juga berpengaruh ke ekonomi domestik tumbuhnya juga impresif, tumbuh 23,31 persen. Ini jauh lebih bagus kalau dibandingkan 2020 yang kontraksi 16,72 persen," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News