Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Modal Asing ke Indonesia Lebih Besar dari Tahun Lalu

Ekonomi bank indonesia capital inflow
Husen Miftahudin • 22 Februari 2019 15:57
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing (capital inflow) yang masuk ke Indonesia sejak awal tahun hingga Kamis, 21 Februari 2019, mencapai Rp45,9 triliun. Jumlah itu lebih besar ketimbang capaian capital inflow selama 2018.
 
"Ini sudah lebih besar dengan keseluruhan inflow pada tahun 2018. Seluruh tahun 2018 keseluruhannya untuk satu tahun itu total inflow-nya adalah Rp13,9 triliun," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di kompleks perkantoran BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Februari 2019.
 
Pada tahun lalu, jelas Perry, mayoritas dana asing masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp21,1 triliun. Sementara, dana asing di pasar saham terjadi outflow sebanyak Rp6,5 triliun.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara year to date hingga 21 Februari 2019, dana asing yang masuk ke RI mayoritas melalui SBN sebesar Rp33,9 triliun. Sedangkan sisa aliran modal asing lainnya ditanamkan di pasar saham dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI), masing-masing tercatat sebesar Rp11,3 triliun dan Rp1,1 triliun.
 
"Ini menunjukkan bahwa confident investor baik dalam maupun luar negeri terhadap kondisi ekonomi kita itu sangat baik. Terbukti dari terus masuknya aliran modal asing, baik masuk dari usaha maupun di dalam obligasi pemerintah," ungkap Perry.
 
Bahkan, lanjutnya, setiap lelang obligasi pemerintah kerap terjadi kelebihan permintaan. "Demikian juga di harga saham, itu terus mengalami peningkatan," terang Perry.
 
Perry semakin optimistis aliran modal asing melalui Penanaman Modal Asing (PMA) kian mengalir deras sepanjang 2019. Berbagai kebijakan yang diambil pemerintah dinilai turut mendorong aliran modal asing yang masuk ke Indonesia.
 
Salah satunya terkait kebijakan penyederhanaan perizinan (deregulasi) hingga pembebasan pajak (tax holiday). "Itu akan menarik inflow dalam bentuk PMA. Jadi kami meyakini PMA akan terus meningkat," kata Perry pada Jumat, 8 Februari 2019.
 
Merujuk data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM), investasi asing yang masuk melalui PMA sepanjang 2018 tercatat sebanyak Rp392,7 triliun. Realisasi aliran PMA itu turun 8,8 persen bila dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar Rp430,5 triliun.
 
Di tahun ini, BKPM memasang optimis target realisasi investasi, sebanyak Rp792,3 triliun. Target tersebut terdiri atas PMA sebanyak 55 persen dan 45 persen Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
 

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif