Ilustrasi tax holiday - - Foto: Medcom
Ilustrasi tax holiday - - Foto: Medcom

Pemerintah Bakal Evaluasi Insentif Tax Holiday

M Ilham Ramadhan • 04 April 2022 18:18
Jakarta: Pemerintah bakal mengevaluasi pemberian insentif libur pajak (tax holiday) dan potongan pajak penghasilan (PPh) atau tax allowance bagi sejumlah perusahaan.
 
Evaluasi itu berkaitan dengan capaian pemenuhan komitmen pelaku usaha dari insentif yang diberikan pengambil kebijakan.

 
"Memang akan kita lihat terus, terutama tax holiday dan tax allowance. Itu kita ingin pastikan memang lead to penciptaan lapangan kerja," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam webinar bertajuk Dinamika Ekonomi Global dan Domestik Terkini, Senin, 4 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Febrio menambahkan, pelaku usaha yang ingin menikmati fasilitas tax holiday maupun tax allowance harus memenuhi sejumlah ketentuan. Salah satu ketentuan dari dua insentif tersebut adalah penciptaan lapangan kerja dan memberi dampak pada perekonomian di sekitar.
 
Pemerintah ingin memastikan penerima insentif telah memenuhi dan menjalankan komitmennya. Pasalnya, sejak 2016 pemerintah telah mengalokasikan dana belanja perpajakan yang cukup untuk menopang aktivitas dunia usaha melalui pemberian insentif.
 
"Jadi kita berikan dia tax holiday untuk berapa puluh tahun, dia itu ada jadwalnya, tahun pertama berapa penciptaan lapangan kerja, investasi berapa dan seterusnya. Itu yang kita awasi," terang Febrio.
 
Di kesempatan yang sama, ekonom senior sekaligus Menteri Keuangan periode 2013-2014 Muhammad Chatib Basri mendorong agar insentif tersebut dievaluasi secara menyeluruh. Sebab, perusahaan penerima insentif tersebut dinilai tak memberi hasil seperti yang diharapkan.

 
"Yang menggunakan juga tidak terlalu banyak, itu padahal 1,6 persen dari PDB. Saya tidak melihat insentif itu diberikan ke dunia usaha dan output-nya naik. Kalau mau harus one on one. Tapi yang terjadi kan agak sulit kita melihat itu. Sementara sudah begitu banyak insentif yang diberikan," pungkasnya. 

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif