Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, secara nominal, kata Ani sapaanya, yakni sebesar Rp224,3 triliun atau 75,6 persen dari target Rp296,7 triliun.
"Sampai dengan 30 September sebesar Rp296,7 triliun atau 1,7 persen," kata Ani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016).
Capaian tersebut yakni karena belanja negara yang terserap yakni sudah Rp1.305,5 triliun dari pagu Rp2.082,9 triliun. Sementara pendapatan negara yang terkumpul sebesar Rp1.081,2 triliun dari target sebesar Rp1.786 triliun.
"Kita lakukan front loading atau penarikan pinjaman di awal karena memang penerimaan perpajakan dalam delapan bulan pertama sangat di bawah yang diharapkan, maka pembiayaan harus dilakukan di depan, atau lebih awal untuk menjaga cashflow pemerintah," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News