Menko PMK Puan Maharani -- ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA
Menko PMK Puan Maharani -- ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Minta Tambahan Rp149 M, Revolusi Mental Menko Puan Abu-abu

Suci Sedya Utami • 11 Februari 2015 15:55
medcom.id, Jakarta: Program revolusi Menko Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, dinilai masih abu-abu. Meskipun Badan Anggaran DPR RI (Banggar) telah menyepakati tambahan anggaran untuk Kemenko PMK sebesar Rp149 miliar.
 
Pasalnya, dalam pemaparannya, Puan tak menjelaskan secara detail apa agenda revolusi mental yang dimaksud. Anggota Banggar Fraksi PKB Jazilul Fawaid mengatakan, program revolusi mental yang disebutkan Puan hanya sosialisasi semata. Namun, belum ada penyusunan secara matang akan digunakan untuk apa anggaran tambahan tersebut.
 
"Sudah disetujui, kemarin (Menko Puan) bilang untuk sosialisasi dan perencanaan saja, makanya dananya enggak terlalu besar," ucap Jazilul, dalam Rapat Kerja Banggar dengan Pemerintah, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2015).

Jazilul mengaku tidak tahu program revolusi mental yang akan dilakukan Menko Puan. Roadmap program, tambah dia, belum ada dan masih dalam proses penyusunan menunggu anggaran disahkan dalam APBN-P 2015.
 
"Katanya sosialisasi saja, revolusi mental seperti ini dan sosialisasi. Contohnya belum ada tapi dalam lingkup koordinator PMK itu. Kan anggaran baru dimintakan, belum jadi (program revolusi mental)," tuturnya singkat.
 
Dalam APBN-P 2015, Menko Puan mengajukan tambahan anggaran untuk program koordinasi pengembangan kebijakan sebesar Rp19 miliar, dari pagu dalam APBN 2015 sebesar Rp153,3 miliar, menjadi Rp172,3 miliar.
 
Puan sempat menyebutkan penambahan anggaran tersebut adalah untuk program revolusi mental. Sementara itu, anggaran tambahan lain juga untuk program komunikasi publik, di mana didalamnya juga terdapat program revolusi mental, diusulkan ditambah Rp130 miliar.
 
"Program komunikasi publik ini akan dilakukan kementerian teknis Kemenkominfo, alokasi yang diharapkan Rp130 miliar. Sehingga kami mengusulkan sebanyak Rp149 miliar tersebut dalam APBN-P," ucap Puan kemarin.
 
Selain itu, Puan menyebut program manajemen dan pelaksanaan dukungan teknis tidak mengalami perubahan, atau tetap dari yang dipagukan dalam APBN 2015 sebesar Rp142,5 miliar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan