BI Naikkan Suku Bunga Acuan jadi 4,50%
Bank Indonesia menaikkan suku bunga. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
Jakarta: Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan BI 7 day reverse repo rate 25 basis poin (bps) menjadi sebesar 4,50 persen. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh bank sentral sebelumnya, bertujuan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Keputusan terkait suku bunga acuan juga diikuti dengan langkah bank sentral untuk menaikkan 25 bps suku bunga deposit facility sebesar 3,75 persen dan lending facility sebesar 5,25 persen berlaku efektif sejak 18 Mei 2018.

"Bank Indonesia juga melanjutkan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan mendorong sesuai fundamental pasar," kata Gubernur BI Agus Martowardojo dalam konferensi pers di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Mei 2018.

Dirinya menambahkan, apa yang dilakukan oleh bank sentral masih akan sejalan dengan upaya mencapai inflasi untuk tahun ini. Bahkan BI meyakini langkah ini akan mampu menjaga rupiah dari tekanan eksternal.

"Bank Indonesia memandang bauran kebijakan yang ditempuh sebelumnya dan respons saat ini konsisten menjaga inflasi tetap sejalan dengan sasaran 3,5 plus minus satu persen pada 2018, serta mengelola ketahanan sektor eksternal," jelas dia.

Selanjutnya bank sentral akan mengoptimalkan bauran kebijakan moneter, makro prudensial, dan sistem pembayaran untuk menjaga stabilitas makro ekonomi, stabilitas sistem keuangan seiring dengan pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung.

"Bank Indonesia juga akan memonitor perkembangan ekonomi dan menempuh langkah kuat untuk menjaga stabilitas makro ekonomi, sistem keuangan dan memperkokoh fundamental ekonomi Indonesia serta penguatan reformasi struktural," pungkasnya.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id