Perlu Waktu Membenahi Defisit Transaksi Berjalan

Eko Nordiansyah 10 November 2018 12:12 WIB
defisit transaksi berjalan
Perlu Waktu Membenahi Defisit Transaksi Berjalan
Menko Perekonomian Darmin Nasution. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan dibutuhkan waktu untuk pemerintah membenahi defisit transaksi berjalan (CAD). Pasalnya masalah CAD tidak hanya dihadapi Indonesia saat ini, tetapi sudah sejak puluhan tahun lalu.

"Untuk mengatasi (CAD) itu, ini cerita 40 tahun, perlu waktu. Kalau transaksi berjalan defisit, tapi kenapa enggak selalu ada kerisauan mengenai itu," kata dia ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat, 9 November 2018.

Menurut dia, kondisi CAD di Indonesia tergantung pada transaksi modal dan finansial. Jika mengalami penurunan seperti yang terjadi sekarang ini, maka CAD akan meningkat karena aliran modal masuk mengalami penurunan.

"Tergantung transaksi modal dan keuangan, sampai dengan sekian tahun, sampai akhir 2012, surplus modal dan keuangan selalu bisa menutupi. Dan kalau bisa menutup, enggak masalah. Kalau lebih, malah cadangan devisanya naik, sekarang memang meningkat CAD-nya," ungkapnya.

Dirinya menambahkan, kenaikan CAD juga merupakan dampak dari pertumbuhan impor yang tinggi dibandingkan ekspor. Hal ini terjadi karena permintaan domestik yang meningkat, seiring pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga.

Pemerintah, lanjut dia, tak tinggal diam untuk mengatasi masalah CAD yang meningkat. Hanya saja beberapa kebijakan yang sudah diambil dan dijalankan tidak berdampak langsung terhadap penurunan CAD, sehingga dibutuhkan waktu.

"Kebijakan yang diambil belum efektif juga, seperti B20, ini baru bulan pertama efektifnya 70 persen. Termasuk lain-lain, kebijakan-kebijakan belum berdampak cukup terhadap CAD, tinggal neraca modal dan keuangan, surplus tidak? Kuartal II surplusnya kecil, karena modal keluar," pungkasnya.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id