Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Ilustrasi. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Hore! Bantuan Subsidi Upah untuk Pekerja dan Buruh Segera Cair

Ekonomi buruh BPJS Ketenagakerjaan Kemenaker daya beli masyarakat Bantuan Langsung Tunai Pemulihan Ekonomi Nasional Bantuan Subsidi Upah
Indriyani Astuti • 14 Mei 2022 11:38
Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan memastikan akan kembali mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) gaji. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Fadjar Dwi Wisnuwardhani mengatakan, program BSU bertujuan untuk percepatan pemulihan ekonomi, dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja/buruh.
 
"Program BSU untuk menjaga daya beli pekerja dan buruh yang tentunya berhak, di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini, sekaligus sebagai stimulus pemulihan ekonomi," kata Fadjar, Sabtu, 14 Mei 2022.
 
Fadjar mengungkapkan, BSU yang dicairkan pada 2022 menyasar pekerja atau buruh dengan gaji di bawah Rp3,5 juta. Penerima manfaat, ujar dia, pekerja atau buruh yang telah terdaftar sebagai peserta aktif program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, serta pekerja yang bukan Pegawai Sipil Negara (PNS) dan anggota TNI/Polri.
 
Ia menambahkan, Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT Gaji akan diberikan secara sekaligus dengan total sebesar Rp1 juta. "Agar bantuan dapat dirasakan secara langsung oleh penerima. Sehingga dapat membantu pekerja dan buruh untuk meningkatkan ketahan ekonomi," jelasnya.
 
Fadjar menyebut, kebijakan subsidi upah juga dilakukan di berbagai negara seperti Kanada. Pada 2021, Kanada memberikan subsidi kepada perusahaan atau pemberi kerja untuk mencegah dampak pemutusan hubungan kerja akibat penurunan pendapatan saat pandemi covid-19.
 
"Bedanya dengan kita (Indonesia) bantuan subsidi diberikan secara langsung pada pekerja dan buruh," jelasnya.
 
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran BSU pada 2022 sebesar Rp8,8 triliun, dengan alokasi bantuan per penerima sebesar Rp1 juta.
 
Kementerian Ketenagakerjaan, imbuhnya, saat ini tengah merampungkan rincian kriteria dan mekanisme pencairan, agar BSU 2022 segera disalurkan dan dirasakan manfaatnya oleh penerima, yakni para pekerja dan buruh.
 
"Kantor Staf Presiden sudah memberikan dukungan agar program BSU bisa segera dilaksanakan dan berjalan dengan efektif. Kami (KSP) juga mengajak berbagai elemen masyarakat mengawal pelaksanaan program BSU," pungkas Fadjar.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif