Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Medcom.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto : Medcom.

Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6% di Kuartal IV

Eko Nordiansyah • 16 November 2021 11:26
Jakarta: Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV bisa mencapai lima sampai dengan enam persen. Optimisme ini didukung oleh membaiknya kinerja sejumlah indikator perekonomian yang diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di akhir tahun ini.
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan ekonomi hingga enam persen dibutuhkan agar target tahun ini sebesar empat persen bisa dicapai. Terlebih pada kuartal III, ekonomi hanya tumbuh 3,51 persen setelah tumbuh 7,07 persen pada kuartal II dan minus 0,74 persen di kuartal I.
 
"Dengan fundamental kuat diharapkan kuartal IV ini pertumbuhan ekonomi bisa masuk di level 5-6 persen untuk menjaga agar pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 bisa masuk level empat persen karena kuartal I kita masih negatif," kata dia dalam webinar, Selasa, 16 November 2021.

Ia menambahkan, pemulihan ekonomi juga didukung oleh pengendalian pandemi covid-19 yang semakin baik. Hal ini bisa terlihat dari realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III kemarin yang tetap bisa di zona positif meskipun sempat menghadapi pengetatan aktivitas imbas penyebaran covid-19 varian delta.
 
"Tentu penanganan pandemi terus kita jaga dan kita juga secara ekonomi, baik demand dan supply kita jaga. Konsumsi rumah tangga sebagai kontributor utama tetap terjaga. Dari sisi supply, berbagai sektor resiliensi baik," ungkapnya.
 
Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga akan didorong kinerja ekspor dan impor yang positif sampai dengan akhir bulan lalu. Secara kumulatif, surplus neraca perdagangan selama Januari-Oktober 2021 ini tercatat sebesar USD30,81 miliar. Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah pun dinilai stabil.
 
"Tentu pemerintah juga melihat dengan situasi ekspor yang baik dan pemerintah memberikan beberapa insentif untuk usaha. Kita ketahui di pasar keuangan seperti yang disampaikan mencapai angka indeks (IHSG) all time high 6.691. Kita lihat kondisi rupiah juga stabil di Rp14.200 per USD," pungkas dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan