Ilustrasi. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR
Ilustrasi. FOTO: MI/ANGGA YUNIAR

Meski Dipangkas Bank Dunia, Pertumbuhan Ekonomi RI Diyakini Capai 4,5% Tahun Ini

Eko Nordiansyah • 29 September 2021 10:57
Jakarta: Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi masih bisa tumbuh antara 4,5-5,5 persen tahun ini. Proyeksi itu diyakini bisa tercapai meski Bank Dunia sebelumnya memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 4,4 persen menjadi hanya 3,7 persen pada 2021.
 
Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah mengatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi dibandingkan dengan prediksi Bank Dunia ini bisa dicapai dengan syarat penanganan pandemi bisa tetap terjaga sampai dengan akhir tahun.
 
"Dengan asumsi kita bisa mempertahankan meredanya pandemi hingga akhir tahun, saya perkirakan pertumbuhan ekonomi 2021 akan bisa di kisaran 4,5 persen hingga 5,5 persen," kata dia, kepada Medcom.id, Rabu, 29 September 2021.

Meskipun Indonesia mengalami gelombang kedua pandemi pada awal kuartal III, namun pelonggaran yang sudah dilakukan sejak akhir Agustus dinilai akan membantu ekonomi untuk pulih. Bahkan proyeksinya sama seperti yang disampaikan pemerintah.
 
"Saya perkirakan pelonggaran ini akan menyelamatkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III. Saya memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal di kisaran empat sampai dengan lima persen. Sama dengan perkiraan pemerintah," ungkapnya.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengaku optimistis pertumbuhan ekonomi di kuartal III ini akan tetap positif. Ia memproyeksikan ekonomi bisa tumbuh lebih baik antara empat hingga lima persen di kuartal III-2021.
 
"Efektivitas PPKM telah memberikan dampak positif bagi kita semua. Kalau kita lihat kuartal III growth kita proyeksinya meningkat menjadi empat sampai dengan lima persen," kata dia dalam video conference, Kamis, 23 September 2021.
 
Sementara sampai dengan akhir tahun pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh antara 3,7 persen sampai 4,5 persen. Hanya saja dengan syarat pandemi tetap terkendali sehingga kegiatan ekonomi bisa berjalan.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan